Ramadhan 1439 H

Meski di Jakarta, The Atjeh Connection Tetap Menjaga Tradisi Aceh Selama Ramadhan

Meski berada di kota metropolitan, Amir Faisal tidak ingin restoran miliknya itu tercerabut dari akar tradisi Aceh.

Meski di Jakarta, The Atjeh Connection Tetap Menjaga Tradisi Aceh Selama Ramadhan
Suasana saat buka puasa bersama 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Jaringan restoran dan cafe, The Atjeh Connection, meski berdomisili di Jakarta, tetap merawat tradisi Aceh selama bulan Ramadhan, yakni tutup siang hari dan buka pada sore sampai menjelang imsak.

"Ini tradisi kami setiap Ramadhan. Sudah menjadi komitmen, bahwa selama Ramadhan tidak buka pada pagi dan siang. Padahal tidak ada larangan atau imbauan dari pemerintah Jakarta untuk menutup restoran pada pagi atau siang," kata Manajer The Atjeh Connection Virgiawan.

Pemilik restoran yang memiliki lima cabang di Jakarta itu, Amir Faisal Nek Muhammad, adalah figur Aceh yang konsisten merawat nilai-nilai ke-Aceh-an.

(Baca: Supaya Tak Gampang Haus saat Berpuasa, Ikuti 8 Tips Sederhana Ini)

(Baca: Jika Tak Ingin Sakit, Hindari 7 Hidangan Ini Saat Berbuka Puasa)

(Baca: VIDEO - Negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia)

Baca: VIDEO - Berpuasa Dua Hari Lebih Cepat, Ini Penjelasan Dari Keluarga Habib Muda Seunagan

Meski berada di kota metropolitan, Amir Faisal tidak ingin restoran miliknya itu tercerabut dari akar tradisi Aceh.

Salah satu lokasi The Atjeh Connection di Sarinah Jalan MH Thamrin, mampu menampung 100 pengunjung.

Selama Ramadhan, menyediakan paket buka puasa serba 50 Ribu, terdiri atas nasi gurih+teh manis, lontong sayur+es teh manis, mi Aceh+teh manis dan nasi briyani+teh manis.

Mereka juga menyediakan takjil atau penganan berbuka secara gratis berupa kurma, kolak, dan lain-lain.

"Menu yang lain tetap sama seperti hari-hari biasa," kata Virgiawan.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help