Gubernur Ajak Masyarakat Peduli Yatim dan Fakir Miskin

Gubernur Aceh, H Irwandi Yusuf mengajak masyarakat supaya memanfaatkan bulan Ramadhan

Gubernur Ajak Masyarakat Peduli Yatim dan Fakir Miskin
GUBERNUR Aceh, Irwandi Yusuf, menyampaikan ceramah sebelum pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (17/5). 

BANDA ACEH - Gubernur Aceh, H Irwandi Yusuf mengajak masyarakat supaya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Dikatakan, momentum spiritualitas Ramadhan harus menumbuhkan sikap peduli terhadap anak yatim, fakir miskin dan orang-orang yang lemah dari segi ekonomi.

Hal itu disampaikan oleh Irwandi Yusuf dalam ceramah tarawih pada malam kedua Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Kamis (17/5). Menurutnya, kepedulian sosial itu akan menjadi kesalehan sosial, yang dapat menjadi pelajaran penting dalam hidup seseorang dalam Ramadhan kali ini.

Irwandi mengatakan, bahwa dalam Alquran surat Al Baqarah Ayat 183 juga disebutkan bahwa perintah puasa supaya menjadi kaum muslimin sebagai orang bertakwa. Ia menyebutkan, bahwa dalam ibadah puasa, ada tiga nilai pokok penting, yaitu adanya sikap peduli terhadap lingkungan sosial. Kedua, adanya keterkaitan antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial. Terakhir, lahirnya jiwa keagamaan yang inovatif dan penuh semangat dalam melakukan berbagai aktivitas.

Irwandi juga menyebutkan, bahwa Ramadhan harus menjadi langkah awal untuk meningkatkan etos kerja. “Secara rasional kita akan berfikir bahwa puasa akan dapat melemahkan fisik dan menguras tenaga. Namun karena spirit yang membara, sehingga puasa harus menjadi sebuah pendorong untuk mencapai kemenangan,” ujar Irwandi.

Dikatakan, jika seseorang mampu meningkatkan etos kerja selama Ramadhan, maka secara alamiah pada bulan selanjutnya juga akan meningkat. Karena nilai suatu pekerjaan, bukan hanya dilihat dari kinerja produktivitas, melainkan juga harus dilihat secara filosofis dalam niat kebaikan atau keburukan.

Ia menambahkan, bahwa pada bulan Ramadhan semua ibadah akan dilipat gandakan pahalanya. Karena nilai ibadahnya tinggi, maka setiap orang akan berlomba-loma meningkatkan produktivitas kerja yang baik.

Di penghujung ceramahnya di hadapan ribuan jamaah Masjid Raya, Irwandi meminta umat Islam supaya memahami Ramadhan sebagai langkah menjadi lebih profesional dan disiplin dalam berbagai bidang yang sedang kita geluti. “Karena fenomena di tengah tengah masyarakat cenderung Ramadhan menjadi alasan dan dalih untuk tidak menjadi orang yang produktif dan kreatif,” tandasnya. (mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help