Pangdam IM: Berdayakan Potensi Ekonomi Lokal  

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH mengajak semua

Pangdam IM: Berdayakan Potensi Ekonomi Lokal   
IST
Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis menyerahkan cenderamata kepada Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin di Makodam IM, Jumat (18/5/2018). 

BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH mengajak semua pihak di Aceh terutama pemerintah, bank, untuk mendukung potensi ekonomi lokal. Menurut Pangdam, potensi ekonomi lokal harus diberdayakan demi terwujudnya kemandirian ekonomi di Aceh.

Demikian antara lain disampaikan Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin saat menerima audensi Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis di ruang tamu Pangdam, Makodam IM, Jumat (18/5). Selain Pangdam IM dan Kepala BI Perwakilan Aceh, hadir dalam audiensi itu sejumlah asisten dari kedua pihak.

“Kita harus memberdayakan potensi ekonomi lokal, karena itulah modal untuk terwujudnya kemandirian ekonomi di Aceh dan hal itu sekaligus mendukung ketahanan nasional,” kata Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, Panglima juga mengajak pihak BI untuk lebih meningkatkan ekonomi sosial khususnya di Provinsi Aceh. Menurut Pangdam, khusus untuk Aceh, kemandirian ekonomi sangat ditentukan oleh sikap pelaku ekonomi serta masyarakat Aceh sendiri. “Dalam hal ini adalah membiasakan diri untuk melakukan transaksi ekonomi di Aceh. Bukan malah menghabiskan dana di luar Aceh, hingga manfaat ekonominya tidak didapatkan,” kata Abdul Hafil Fuddin.

Untuk mencapai sasaran tersebut, Pangdam IM mengatakan, tingkat ketergantungan roda ekonomi dengan daerah luar itu harus dikurangi. “Salah satu cara yang paling praktis adalah membelanjakan uang milik Aceh di tanah Aceh sendiri. Dan itu harus didukung dengan fasilitas atau pilar ekonomi yang kuat,” kata Abdul Hafil Fuddin.

Dalam audensi tersebut, Pangdam juga menyinggung tentang kondisi keamanan Aceh. Pangdam mengatakan, kondisi Aceh saat ini aman dan kondusif, dia menegaskan tidak ada tempat dan celah bagi siapa pun yang akan mengganggu situasi dan keamanan di Aceh saat ini. “Kita harus optimis menatap ke depan dengan keyakinan tidak terulang lagi, tetapi yang harus kita waspadai yaitu  konflik ekonomi sosial yang diakibatkan oleh adanya kesenjangan taraf hidup kesejahteraan rakyat di Aceh,” ujar Hafil.

Untuk itulah, Pangdam mengharapkan, BI wilayah Aceh dapat membantu bagaimana untuk terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan terus berkarya dan berbuat untuk mewujudkan Aceh yang sejahtera dan bermartabat. Dalam audensi tersebut, Pangdam IM didampingi Ahli Bidang dan Humaniter, Kolonel Caj Dr Drs Ahmad Husein Sipahutar MA, Kapendam IM, Kolonel Kav Rusdi, Asintel Kasdam IM Kolonel, Inf Hendriyadi, dan Aster Kasdam IM, Kolonel Inf Mahesa Fitriadi SAP.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help