Malaysia

Bikin Hutang Negara Melonjak, Pemerintah Malaysia Tinjau Ulang Proyek Besar

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengevaluasi kembali proyek-proyek infrastruktur peninggalan Najib Razak.

Bikin Hutang Negara Melonjak, Pemerintah Malaysia Tinjau Ulang Proyek Besar
Tribunnews.com
Salah satu mega proyek infrastruktur Malaysia yang sedang dikaji lagi adalah proyek jalur kereta api Link East Coast Rail. Proyek ini hasil kerjasama dengan China. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengevaluasi kembali proyek-proyek infrastruktur peninggalan Najib  Razak. Tujuannya, untuk memangkas beban utang Pemerintah Malaysia.

Salah satu mega proyek infrastruktur Malaysia yang sedang dikaji lagi adalah proyek jalur kereta api. Proyek ini hasil kerjasama dengan China. Malaysia kini sedang mengajukan tawar menawar atas ketentuan perjanjian proyek senilai US$ 14 miliar tersebut.

Negosiasi ini untuk mengurangi utang Malaysia yang membengkak menjadi US$ 50 miliar.

Proyek bernama Link East Coast Rail senilai RM 55 miliar adalah proyek terbesar Malaysia. Proyek ini merupakan bagian utama dari proyek infrastruktur yang digagas China yakni Beijing’s Belt and Road yang dimulai sejak tahun lalu.

Baca: Rezim Najib Razak Warisi Utang Rp 3.500 Triliun, Warga Malaysia Galang Donasi Bantu Negara

Baca: Gula Pasir dan Minyak Goreng Dijual Rp 10.000/Kg di Pasar Murah

Semula, proyek kereta api ini akan membentang sepanjang 688 kilometer atau 430 mil. Jalur kereta ini akan menghubungkan Laut China Selatan di perbatasan timur Thailand dan rute pelayaran strategis dari barat Selat Malaka.

Proyek jalur kereta api ini dibangun oleh China Communications Construction Co Ltd, dan sebagian besar dibiayai pinjaman dari China Exim Bank.

"Kami sedang menegosiasikan kembali persyaratannya," kata Mahathir kepada surat kabar The Edge yang dilansir Reuters, Sabtu (26/5).

Mahathir juga mempertanyakan kepentingan proyek tersebut. Secara total, kata Mahathir, pihaknya bisa mengurangi hingga RM 200 miliar jika membuang semua proyek besar.

Baca: Muslim Dianjurkan Agar Salat di Awal Waktu, Apa Alasannya?

Baca: Pria Setengah Abad di Aceh Singkil Gagahi Perempuan dengan Modus Lemparan Batu ke Rumah Korban

Saat ini, Pemerintah Malaysia tengah berupaya mengatasi beban utang dan kewajiban pemerintah yang mencapai sekitar US$ 251,32 miliar atau 80% dari PDB.

Selanjutnya, kata Mahathir, pemerintah juga akan melihat pengurangan biaya dari proyek kereta berkecepatan tinggi high-speed rail (HSR) dengan Singapura.

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved