Bicara tentang Komunikasi Politik Eksekutif dan Legislatif Aceh, Begini Kata Pangdam IM

Program pemerintah tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat, oleh karena itu gubernur terpilih harus didukung.

Bicara tentang Komunikasi Politik Eksekutif dan Legislatif Aceh, Begini Kata Pangdam IM
IST
Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin disambut oleh Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Dr Syahrizal Abbas MA saat akan mengisi kuliah umum di kampus itu, Sabtu (2/6/2018). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH, menyerukan agar hubungan para pemangku di pemerintahan Aceh harus baik.

Baik buruknya hubungan elite di Aceh, menurut Pangdam IM, akan berdampak pada pembanguan Aceh ke depan.

Oleh karena itu, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin menyerukan, komunikasi politik antara eksekutif dan legislatif harus baik dan akur. Hal itu bertujuan untuk mendorong pembangunan Aceh ke arah yang lebih baik ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam IM saat dirinya memberikan kuliah umum kepada civitas akademika Pascasarjana UIN Ar-Raniry bertempat di Lantai III Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Sabtu (2/6/2018).

Baca: Polemik Pelantikan Anggota KIP Aceh, Akademisi: DPRA-Gubernur Jangan Egois Lah

Baca: Akademisi: Jangan-jangan Pemerintahan Irwandi Ingin Mengembangkan Oligarki Politik di Aceh

Baca: Lawatan Irwandi ke Jepang, Aceh Tuan Rumah Balap Pesawat Ekstrem Tahun 2020?

"Kita mendorong agar komunikasi politik pemerintah, yaitu eksekutif dan legislatif, juga dengan akademisi berjalan dengan baik," kata Abdul Hafil Fuddin.

Dalam hal ini, Pangdam IM atau TNI mendorong hal tersebut demi pembangunan Aceh ke depan.

TNI kata Pangdam, tidak bisa mengintervensi apapun, karena TNI bekerja terbatas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 20014.

"TNI bisa membantu pemerintah apabila diminta, sehingga diharapkan ke depan komunikasi politik di Aceh bisa berjalan dengan baik," kata Pangdam lagi.

Dalam kesempatan itu, Pangdam IM juga meminta, agar masyarakat Aceh mampu menghargai pemimpinnya.

Baca: Pangdam IM: Jangan Kaitkan Aksi Teror ke dalam Agama, Terorisme bukan Perjuangan Agama

Baca: Pangdam IM Kunjungi Bireuen, Ini Petuah kepada Prajurit Menjelang Tahun Politik

Baca: Lapangan Blangpadang Milik Siapa? Ini Kata Pangdam Iskandar Muda

Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan tanpa dukungan masyarakat, oleh karena itu gubernur terpilih harus didukung.

Dia juga mengajak anak-anak muda di Aceh untuk terus mendorong pembangunan Aceh yang lebih modern, untuk bersaing dengan daerah-daerah lain.

"Saya ikut mendorong pembangunan Aceh, bukan bermaksud mengintervensi pemerintah, tetapi inilah nurani saya sebagai putra daerah," pungkas Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin.(*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved