Dewan Dakwah Abdya Larang Musik Iringi Takbir Keliling

takbir keliling merupakan bagian dari ibadah dengan mengharapkan pahala dengan niat mengagungkan Asma Allah.

Dewan Dakwah Abdya Larang Musik Iringi Takbir Keliling
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Foto Ilustrasi: Pawai Takbir Keliling 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE- Dewan Dakwah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melarang suara musik dalam kegiatan takbiran keliling menyambut lebaran, terutama menyambut Idul Fitri 1438 H/2018 M.

"Memutar suara musik lebih keras atau lebih dominan dari suara takbir perbuatan eforia dan keliru memahami konsep takbir keliling," kata Ketua Dewan Dakwah Abdya, Iin Supardi SS MEI kepada Serambinews.com, Selasa (12/6/2018).

Dia menjelaskan bahwa takbir keliling merupakan bagian dari ibadah dengan mengharapkan pahala dengan niat mengagungkan Asma Allah.

Baca: Wabup Abdya Tinjau Lokasi Kebakaran, Imbau Warga Lebih Berhati-hati

Tapi, dari pengalaman yang disaksikan setiap tahun, ketika Pemkab Abdya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama sama menyemarakkan Syiar Islam melalui takbir keliling menyambut hari kemenangan.

Ternyata sebagian komunitas, terutama generasi muda ada yang keliru memahami tentang konsep takbir keliling.

Sebab, mereka bereforia dalam menyambut malam takbir keliling dengan memutar musik musik keras atau musik disco sambil teriak- teriak dan mengiringi suara takbir.

Baca: Dua Penumpang dan Sopir Masih Dirawat di RSU TP Abdya, Korban Kecelakaan Minibus Tabrak Truk

“Bahkan suara musik lebih dominan dibandingkan suara takbir, baik mereka yang menggunakan mobil tertentu atau juga di tempat tempat tertentu,” kata Lin Supardi.

Selain suara musik keras, Dewan Dakwah juga sangat prihatin karena ada oknum tertentu yang suka balapan liar menggunakan sepeda motor beriringan dengan mobil-mobil peserta takbir keliling.

Dikatakan prihatin, balapan liar seperti itu mudharatnya jauh lebih besar dari pada manfaat, dan tidak akan mendapat ridha dan pahala dari Allah SWT.

Baca: Tabrakan Mobil Penumpang KIA Travello dan Truk di Abdya, Begini Kronologisnya

Atas pertimbangan tersebut, Ketua Umum Dewan Dakwah Abdya, Lin Supardi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan takbir keliling dilaksanakan dengan penuh khidmat mengharapkan pahala dari Allah.

“Tidak lagi memutur suara musik seperti tahun-tahun sebelumnya” ungkap Lin Supardi, seraya membolehkan peserta takbir keliling membawa tambo untuk menyemarakkan syiar takbir.

Sedangkan Pemerintah setempat diminta tetap mengajak seluruh elemen masyarakat agar dapat bersama sama menyemarakkan Syiar Islam melalui takbir keliling.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help