Palestina

Rakyat Palestina Berdemonstrasi di Tepi Barat, Tuntut Cabut Sanksi di Jalur Gaza

Tahun lalu, Abbas mengambil sejumlah tindakan penghukuman sebagai cara untuk menekan Hamas agar melepaskan kontrolnya atas Jalur Gaza.

Rakyat Palestina Berdemonstrasi di Tepi Barat, Tuntut Cabut Sanksi di Jalur Gaza
ANADOLU AGENCY/ALI JADALLAH
Seorang demonstran Palestina, menunggang kuda dan memegang bendera Turki dalam aksi unjuk rasa di dekat perbatasan Israel dan Gaza, Jumat (8/6/ 2018). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Puluhan warga Palestina melancarkan protes di kota Ramallah, Tepi Barat, Selasa (12/6/2018).

Para pengunjuk rasa ini menuntut pencabutan sanksi yang dijatuhkan oleh Otoritas Palestina di Jalur Gaza.

"Rakyat Palestina menyerukan untuk mengakhiri sanksi untuk memperkuat ketabahan Palestina dan mengembalikan persatuan kita," kata Omar Assaf, seorang aktivis, kepada Anadolu Agency.

"Presiden (Mahmoud) Abbas dan Perdana Menteri (Rami Hamdallah) didesak untuk segera mencabut sanksi," katanya.

Unjuk rasa hari Selasa, yang diadakan di pusat Ramallah, dilaksanakan oleh Jaringan Organisasi Non-Pemerintah Palestina.

(Baca: Ini Ucapan Idul Fitri dan Jawabannya yang Sesuai Tuntunan Rasulullah, Adakah Minal Aidin wal Faizin?)

Tahun lalu, Abbas mengambil sejumlah tindakan penghukuman sebagai cara untuk menekan Hamas agar melepaskan kontrolnya atas Jalur Gaza.

Langkah-langkah termasuk memotong gaji karyawan berbasis di Gaza sebesar 30 persen, mengurangi penyediaan listrik ke wilayah itu, dan pensiun paksa sekitar 6.000 karyawan.

Bulan lalu, Dewan Nasional Palestina memutuskan untuk mencabut sanksi yang dikenakan terhadap Gaza.

"Kami akan melakukan aksi duduk di luar markas besar presiden Palestina segera sampai sanksi dicabut," kata Khaled Mansour, anggota Partai Rakyat Palestina.

(Baca: Layang-layang Buatan Rakyat Palestina Sangat Ditakuti Israel Hingga Harus Kerahkan Sniper)

(Baca: Razan, Palestina, dan Kita)

Kelompok Palestina Hamas dan Fatah telah berselisih sejak 2007, ketika Hamas menguasai Gaza setelah beberapa hari pertempuran jalanan dengan pasukan keamanan Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah.(*)

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help