Luar Negeri

Dewan Keamanan PBB Perpanjang Embargo Senjata ke Libya hingga Satu Tahun ke Depan

Dewan Keamanan PBB telah meloloskan resolusi 2420 yang memperpanjang embargo persenjataan terhadap Libya hingga satu tahun ke depan.

Dewan Keamanan PBB Perpanjang Embargo Senjata ke Libya hingga Satu Tahun ke Depan
Milisi bersenjata Libya bisa melakukan jual beli senjata lewat media sosial.(Getty) 

SERAMBINEWS.COM, TRIPOLI - Dewan Keamanan PBB telah meloloskan resolusi 2420 yang memperpanjang embargo persenjataan terhadap Libya hingga satu tahun ke depan.

"Mengingat resolusi sejak dua tahun sebelumnya mengenai penerapan ketat embargo senjata di laut lepas pantai Libya, sadar akan tanggung jawab utama dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional di bawah piagam PBB."

"Serta menegaskan kembali tekad bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya sebagai ancaman paling serius bagi perdamaian dan keamanan."

"Maka memperpanjang otorisasi resolusi tahun lalu (resolusi 2357) untuk 12 bulan selanjutnya sejak tanggal resolusi ini," bunyi keputusan resolusi yang disahkan pada Senin (11/6/2018) tersebut.

Baca: Hampir Setengah dari Skuat Arab Saudi Kontra Rusia Pernah Kesulitan Hadapi Timnas Indonesia

Baca: Puluhan Mobil Hias Kumpul di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Ini Rute Pawai Takbir

Melansir Libya Herald, melalui resolusi tersebut maka Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres diwajibkan melapor kepada anggota Dewan Keamanan PBB mengenai implementasi resolusi dalam jangka waktu 11 bulan.

Pada 14 Juni 2017 lalu, Dewan Keamanan secara bulat telah mengadopsi sebuah resolusi yang mengesahkan pemeriksaan kapal-kapal di lepas pantai Libya secara paksa.

Perdana Menteri Libya, Fayez al Sarraj sebelumnya terus menyerukan agar embargo senjata yang diberlakukan PBB dapat dicabut sebagian.

Baca: Hanya Ada di Indonesia, 7 Tradisi Unik saat Lebaran, Beda Banget dari Negara Lain!

Baca: Pantas Saja Jadi Lokasi Gelaran Piala Dunia FIFA 2018, Inilah 5 Stadion Sepakbola Termegah di Rusia

Pencabutan sebagian tersebut dikhususkan untuk pengawal presiden dan penjaga pantai dalam upaya membantu negara menghadapi kelompok teror serta membawa ketenangan bagi warga yang tinggal di negara dilanda perang tersebut.

Namun kritik muncul karena merasa Libya masih sebagai negara yang tidak stabil dan secara politik terpecah.

Mengizinkan penjualan senjata dianggap akan mengganggu keseimbangan dan meningkatkan pertumpahan darah.

Di sisi lain, masyarakat internasional turut dikritik karena telah menutup mata terhadap pengiriman senjata yang terus menerus ke Libya dari sekutunya, terlepas dari embargo senjata PBB.(*)

Baca: Polisi Tuntaskan Evakuasi Truk yang Rusak di Jalan Nasional Subulussalam-Tapaktuan

Baca: 120 Negara Anggota PBB Dukung Resolusi Kecam Kekerasan Israel Terhadap Warga Palestina di Gaza

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dewan Keamanan PBB Perpanjang Embargo Senjata ke Libya"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help