Mau Jadi Orang Kaya? Ikuti 8 Cara Berpikir Mereka yang Berbeda dari Orang Kebanyakan

Menurut Siebold, ada banyak cara bagi orang kaya memandang dunia secara berbeda dari orang kebanyakan. Berikut delapan diantaranya ;

Mau Jadi Orang Kaya? Ikuti 8 Cara Berpikir Mereka yang Berbeda dari Orang Kebanyakan
Net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Steve Siebold menghabiskan waktu selama 26 tahun untuk mewawancarai beberapa orang terkaya di dunia sebelum kemudian menyimpulkan temuannya ke dalam buku berjudul "How Rich People Think."

Dia menemukan bahwa rahasia untuk menjadi kaya "tidak berada dalam mekanisme uang, tapi dalam tingkat berpikir yang menghasilkannya."

Selain memiliki saldo rekening bank yang lebih besar daripada orang kebanyakan, orang kaya memiliki keyakinan, filosofi dan strategi yang berbeda.

Menurut Siebold, ada banyak cara bagi orang kaya memandang dunia secara berbeda dari orang kebanyakan. Berikut delapan diantaranya ;

Baca: CPNS 2018: Ada 220 Ribu Kekosongan PNS di Seluruh Indonesia, Ini 5 Pedoman Dalam Rekrutmen

1. Orang kaya percaya bahwa menjadi kaya adalah hak. Sementara orang kebanyakan memandang bahwa menjadi kaya merupakan hak istimewa.

"Pemikir kelas dunia tahu di negara kapitalis mereka memiliki hak untuk menjadi kaya jika mereka bersedia menciptakan nilai besar bagi orang lain," tulis Siebold.

Sementara orang kebanyakan berpikir bahwa 'orang kaya' hanya disediakan bagi beberapa orang beruntung saja. "Mereka percaya bahwa dengan menjadi kaya maka mereka bisa membuat hidup orang lain lebih baik atau lebih mudah, itu adalah hak mereka untuk menjadi kaya"

2. Orang kaya percaya memulai bisnis adalah cara tercepat untuk menghasilkan uang. Sementara orang kebanyakan percaya bahwa memulai bisnis itu berisiko.

"Sebenarnya, memiliki pekerjaan tidak lebih aman daripada memiliki bisnis," bantah Siebold.

Tentu saja, ada risiko dalam memulai bisnis, tapi orang kaya "tahu risiko terbesar bukanlah taruhan pada diri mereka sendiri," kata Siebold.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help