Penjaga Boat Telungkup tak Bernyawa di Deck Kapal yang Sandar di Keudah, Sempat Dikira Masih Tidur

Karena mengira Sofyan masih tertidur, sekitar pukul 05.00 WIB Asnawi langsung pergi ke TPI Lampulo untuk bekerja membongkar ikan di TPI.

Penjaga Boat Telungkup tak Bernyawa di Deck Kapal yang Sandar di Keudah, Sempat Dikira Masih Tidur
IST
Kolase foto penjaga boat KM Sempati Baru ditemukan meninggal di deck kapal yang bersandar di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 06.30 WIB. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sofyan Abbas (66),warga Dusun Kakap Pantai Cermin, Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, ditemukan tak bernyawa dalam boat tangkap ikan KM Sempati Baru, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 06.30 WIB.

Sofyan ditemukan dalam kondisi telungkup di bagian deck (geladak) KM Sempati Baru yang bersandar di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh.

Pria yang bertugas menjaga boat KM Sempati Baru tersebut, diduga meninggal akibat penyakit darah manis (diabetes) yang dideritanya.

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Kutaraja Iptu Lukman yang dihubungi Serambinews.com menjelaskan, korban ditemukan meninggal dunia di bagian deck boat KM Sempati Baru yang bersandar di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh.

"Dari keterangan saksi yang juga rekan korban bernama Asnawi, menceritakan sekitar pukul 03.00 WIB, korban Sofyan sempat menonton pertandingan piala dunia. Usai menonton bola, korban pamit untuk beristirahat. Saksi Asnawi pun sempat meminta agar korban tidur di dalam boat dan jangan tidur di luar (deck kapal)," kata Iptu Lukman.

Baca: Selain KM Sinar Bangun, Ini Deretan Kecelakaan Kapal yang Pernah Terjadi di Danau Toba

Baca: KM Sinar Bangun Tenggelam di Danau Toba, Satu Korban Tewas Merupakan Warga Aceh

Baca: Gadis Aceh Korban Kapal Karam di Danau Toba Ternyata akan Menikah, Tunangannya Belum Ditemukan

Karena korban telah terlanjur tidur di deck boat, sehingga Asnawi pun masuk dan tidur di dalam boat.

"Sekitar pukul 05.00 WIB saksi masih melihat korbar tidur di deck boat dengan posisi tertutup handuk biru dan kain sarung," lanjut Kapolsek Kutaraja.

Karena mengira Sofyan masih tertidur, sekitar pukul 05.00 WIB Asnawi langsung pergi ke TPI Lampulo untuk bekerja membantu bongkar ikan di TPI.

"Sekira pukul 06.30 WIB, saksi pulang bekerja dan kembali ke boat, dan melihat korban masih dalam posisi tidur di deck boat. Dia baru curiga saat melihat kaki korban dalam kondisi pucat, sehingga berupaya membangunkan. Tapi, tidak ada reaksi," ungkap Iptu Lukman.

Lalu, Asnawi pun memanggil Saiful, saksi lainya yang juga rekan korban dan meminta agar melaporkan hal tersebut ke Polsek Kutaraja.

"Hasil visum yang dilakukan di kamar jenazah RSUZA, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," pungkas Iptu Lukman.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved