Belasan Warnet tidak Berizin di Kota Langsa

Di Kota Langsa terdapat 46 warung internet (warnet) yang memiliki izin operasional. Selebihnya, yang diperkirakan belasan lainnya tidak memiliki izin

Belasan Warnet tidak Berizin di Kota Langsa
Sekdako Lhokseumawe Dasni Yuzar melihat surat izin usaha para pedagang (24/7).SERAMBI/SAIFUL BAHRI

* Diduga Dijadikan Lapak Judi Oline

LANGSA - Di Kota Langsa terdapat 46 warung internet (warnet) yang memiliki izin operasional. Selebihnya, yang diperkirakan belasan lainnya tidak memiliki izin operasional dan selama ini diduga menjadi lapak permainan judi online.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Langsa, Ir Abdul Qayum, Jumat (22/6), menyebutkan, saat ini hanya ada sekitar 46 warnet memiliki izin operasional dan terdaftar. Itu berarti, selebihnya warnet tersebut tidak mengantongi izin atau tergolong ilegal.

Saat ditanya berapa jumlah warnet yang beroperasi di daerah ini yang tak berizin, Abdul Qayum mengaku belum memiliki data yang lengkap. Namun, diperkirakan ada belasan warnet ilegal jumlahnya. Oleh karenanya, warnet yang tidak mengantongi izin itu wajib ditertibkan. Penindakannya menjadi wewenang Satpol PP dan WH.

Dijelaskan Abdul Qayum, semua izin yang dikeluarkan kepada pengelola oleh pihaknya berupa izin warnet. Tetapi, dalam pelaksanaannya, tidak dipungkiri ada oknum pengelola yang menyalahgunakan izin dimaksud untuk fasilitas pelayanan judi online.

“Kalau judi online kan bisa dimainkan dimana saja, tidak mesti di warnet, apalagi zaman sekarang dengan memanfaatkan fasilitas Hp android,” tandasnya.

Menyikapi hal itu, tambah Abdul Qayum, pihaknya berharap adanya peran keluarga untuk mengawasi anak-anak atau keluarganya. Selain itu yang tidak kalah penting adalah peran institusi pendidikan, ormas, lembaga kepemudaan seperti remaja masjid, dan lain sebagainya.

“Karena tak bisa dipungkiri, maksiat itu selangkah lebih maju dibanding penegakan hukumnya. Maka dibutuhkan sentuhan agama yang kuat demi menyelamatkan anak bangsa dari pengaruh perbuatan menyimpang seperti judi online ini,” tandasnya.(zb)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved