Mahfud MD dan TGB Sebagai Cawapres Jokowi, Ini Plus Minusnya Versi Peneliti IPI

"Dua tokoh ini bisa menjawab terkait dengan isu politik identitas hari ini," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 14/7/2018.

Mahfud MD dan TGB Sebagai Cawapres Jokowi, Ini Plus Minusnya Versi Peneliti IPI
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi (kanan) berziarah di makam Pahlawan Nasional Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid di Ponpes NW Pancor, Lombok Timur, NTB, Kamis (23/11). Selain berziarah, Presiden Joko Widodo juga dijadwalkan akan membuka Munas Alim Ulama NU dan Konbes PBNU di Islamic Center NTB yang dihadiri oleh 1000 ulama se-Indonesia. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/pras/17.(AHMAD SUBAIDI) 

SERAMBINEWS.COM JAKARTA - Peneliti senior Indonesia Public Institue (IPI), Karyono Wibowo, mengatakan ada beberapa faktor plus dan juga minus jika Jokowi memilih antara Mahfud MD dan Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) sebagai cawapres.

"Dua tokoh ini bisa menjawab terkait dengan isu politik identitas hari ini," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 14/7/2018.

Mahfud MD dan TGB, menurut Karyono, merupakan tokoh yang berlatar belakang Islam dan juga sarat akan pengalaman di bidangnya masing-masing.

Isu-isu Jokowi yang dibenturkan dengan Islam, seperti kriminalisasi ulama, komunis, dan isu sara lainnya, maka pilihan kepada Mahfud MD dan TGB sebagai salah satu cawapres cukup tepat.

Baca: Anaknya Kerap Menangis Sebelum ke Sekolah, Ibu Ini Menyelidikinya dengan Selipkan Perekam Suara

Baca: Jadi Pembawa Obor Asian Games 2018, Ini Persiapan Dilakukan Dian Sastro

Baca: 7 Faktor yang Mempengaruhi Kulit Terlihat Tua sebelum Waktunya, Apa Saja?

"Tapi ada plus minusnya juga dari kedua tokoh ini, ada dilema istilahnya," tambahya.

Meskipun secara isu sudah bisa membentengi, Karyono mengatakan kedua tokoh tersebut masih lemah dalam hal elektoral.

"Kalau TGB tidak mendapatkan dukungan dari NU, ini bakal berat juga baginya. Apalagi sudah ada Muhaimin Iskandar yang sudah mendeklrasikan sebagai cawapres Jokowi," ujarnya.

Kemudian untuk Mahfud MD, dikatakan Karyono, persoalannya pun juga tak jauh beda dengan TGB.

"Mahfud MD di kalangan NU juga tidak cukup kuat posisinya, ini yang perlu dikaji kembali. Apalagi ada beberapa kalangan NU belum setuju semua," ujarnya.

Bagi keduanya, dikatakan Karyono, akan jadi sebuah nilai plus jika kalangan NU, terutama partai-partainya, sudah setuju untuk mendukung salah satu dari dua nama tersebut.

"Sama seperti Moeldoko, Mahfud MD dan TGB ini punya peluang dan juga tantangan, tapi dalam konteks yang lain," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Plus Minus Mahfud MD dan TGB Sebagai Cawapres Jokowi Versi Peneliti IPI

 

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help