DPRA PAW 12 Anggota

Jumlah anggota DPRA yang telah mengalami pergantian antar waktu (PAW) sejak tahun 20014 hingga 2018

DPRA PAW 12 Anggota
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Ketua DPRA, Tgk Muharuddin melantik Jemarin, sebagai anggota pengganti antar waktu DPRA, menggantikan anggota DPRA dari Fraksi Partai Demokrat, Jamidin Hamdani yang meninggal dunia pada 16 Agustus 2017 lalu. Pelantikan berlangsung Senin (16/7/2018) di Gedung Utama DPRA. 

* Sejak Tahun 2014

BANDA ACEH - Jumlah anggota DPRA yang telah mengalami pergantian antar waktu (PAW) sejak tahun 20014 hingga 2018 mencapai 12 orang. Faktor penyebab usulan pergantiannya bervariasi. Mereka diganti karena meninggal dunia, mengundurkan diri karena maju sebagai calon bupati/wali kota, atau dicopot oleh partainya. Senin kemarin, seorang anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat bernama Jemarin S.Pdi, M.Pd kembali dilantik, menggantikan Dr (HC) Jamidin Hamdani S.Sos yang meninggal dunia pada 16 Agustus 2017.

Pergantian pertama terjadi pada tahun 2015. Kala itu seorang anggota dewan bernama Hamdani diganti oleh Zainal Bakri. Selanjutnya pada tahun 2016 ada empat orang, yaitu Hj Yuniar diganti Wan Iskandar (Golkar), M Amru diganti Yahdi Hasan (PA), Ridwan Abubakar diganti Aisyah Ismail Daud (PA), dan Mawardi Ali diganti Sulaiman Ali (PAN). Alasannya karena anggota dewan yang bersangkutan ikut pilkada.

Pada tahun 2017, ada tujuh anggota DPRA yang diganti. Pertama, Ir Makrum diganti dengan Dahlan Jamaluddin (PA), Hj Fauziah H M Daud diganti Said Dahlawi (Golkar), Jainuddin diganti Martini (PA), Mahyaruddin Yusuf diganti H Muslim Daud (PKS), Darwati A Gani diganti dengan Irwansyah (PNA), Mukhtar Al Alkhutby diganti Fakhrurazi H Cut (PPP).

Pada tahun 2018 ini, ada satu orang lagi yaitu anggota DPRA dari Fraksi Partai Demokrat, Dr (HC) Jamidin Hamdani S.Sos, yang meninggal pada 16 Agustus 2017 lalu. Oleh karenanya, pada Senin (16/7) kemarin, posisinya sebagai anggota DPRA diganti Jemarin S.Pdi, M.Pd.

Jemarin dilantik sebagai anggota DPRA pengganti antar waktu setelah dirinya diambil sumpah oleh Ketua DPRA, Tgk Muharuddin pada sidang paripurna istimewa di Gedung Utama DPRA, Senin (16/7).

Acara pengambilan sumpah dan pelantikan anggota DPRA pengganti antara waktu berjalan singkat, dihadiri pimpinan dan anggota DPRA, Sekda Aceh Dermawan mewakili Plt Gubernur, anggota Forkopimda, Kepala SKPA, dan undangan lainnya.

Ketua DPRA, Tgk Muharuddin, dalam amanah pidatonya menyatakan, Jemarin bukan orang asing di DPRA. Ia pernah menduduki kursi DPRA lima tahun, periode 2009 - 2014.

Dikatakan Tgk Muharuddin, pergantian anggota dewan antar-waktu, tetap terus akan berjalan, apalagi saat ini sudah masuk masa tahapan usulan pendaftaran bakal calon anggota legislatif untuk DPR RI.

“Informasi yang kami dengar, ada beberapa anggota DPRA dari partai nasional yang mau mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI, maka dia harus mengajukan pengunduran diri dari partainya, terutama yang mau naik parnas lain. Untuk masa kerja lebih dari 6 bulan, menurut aturannya bisa diproses, tapi di bawah enam bulan tidak bisa lagi,” katanya.

Masa kerja anggota DPRA, sebut Muharuddin, masih ada 12 bulan lagi. Jadi, bila ada anggota legislatif dari satu partai nasional ingin mencalonkan diri menjadi bacaleg partai nasional lainnya, harus mengajukan pengunduran diri dari partai yang dimiliki saat ini sebagai anggota DPRA.

“Inilah yang kami maksud pergantian antar waktu anggota DPRA terus akan berlanjut sampai sisa masa tugas DPRA periode sekarang ini tinggal 6 bulan lagi, baru tidak boleh. Masa kerja anggota DPRA periode 2014 - 2019 akan berakhir pada 30 September 2019,” ujar Muharuddin.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help