Sebagian Nelayan tak Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung di Banda Aceh

"Semua jenis ikan naik, dan kenaikan harga sudah seminggu lebih karena cuaca," kata Muslim, pedagang ikan di Pasar Ikan Peunayong, Banda Aceh

Sebagian Nelayan tak Melaut Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan Melambung di Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Pasar ikan Peunayong, Banda Aceh, Rabu (18/7/2018) pagi 

Laporan Budi Fatria | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Cuaca buruk yang melanda Banda Aceh dan daerah lain dalam sepekan ini membuat sebagian nelayan tidak melaut.

Akibatnya harga ikan di pasar melambung tinggi di Banda Aceh.

Pantauan Serambinews.com di pasar ikan Peunayong, Banda Aceh, Rabu (18/7/2018) pagi.

Kenaikan harga ikan terjadi pada semua jenis, seperti ikan tongkol, sebelumnya dijual Rp 18.000 per kilogram, naik menjadi Rp 30.000 per kilogram.

Baca: Akibat Angin Kencang, Puluhan Pohon Tumbang di Banda Aceh dalam Sepekan Terakhir

Ikan Rambeu (giant trevally)  dari Rp 35.000 per kilogram naik jadi Rp 50.000 per kilogram. Ikan kerapu dari Rp 60.000 naik menjadi Rp 90.000 per kilogram.

"Semua jenis ikan naik, dan kenaikan harga sudah seminggu lebih karena cuaca," kata Muslim, pedagang ikan di Pasar Ikan Peunayong, Banda Aceh.

Menurut Muslim, untuk mencukupi permintaan ikan di pasar, sudah seminggu ini pedagang terpaksa harus menampung hasil tangkapan nelayan dari wilayah pantai Utara dan Timur Aceh.

Baca: VIDEO - Pedagang Sayur Meninggal Setelah Menabrak Pohon Tumbang di Lambhuk

"Karena tidak mencukupi ikan hasil tangkapan dari nelayan Lampulo, selama ini ikan dari Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur dan ada juga dari Medan," katanya.

Muslim menyebutkan, kebutuhan pasokan ikan laut untuk para pedagang di Pasar Peunayong yang berjumlah 150 lapak setiap harinya hampir mencapai 4 ton.

Agus, pemilik rumah makan di kawasan Gampong Mulia, Banda Aceh mengatakan, sangat merasakan dampak dari kenaikan harga ikan selama ini.

Baca: Angin Kencang Terbangkan Atap Rumah

Ia terpaksa harus memperkecil ukuran ikan kepada pembeli untuk mensiasati agar harga jual nasi tetap tidak dinaikkan.

"Mahal sekali harga ikan, tapi harga nasi tetap tidak saya naikkan, hanya memperkecil ukuran ikan dari sebelumnya untuk mensiasatinya," ujarnya.(*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved