Taman Sari Banda Aceh akan Miliki Panggung Seharga Hampir Rp 2 Miliar
Tak tanggung, untuk membangun panggung yang representatif itu, Pemko Banda Aceh menggelontorkan dana hampir Rp 2 miliar.
Penulis: Eddy Fitriadi | Editor: Yusmadi
Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Taman Sari (Bustanus Salatin) Banda Aceh dalam waktu dekat akan memiliki panggung utama permanen untuk kegiatan seni dan budaya.
Tak tanggung, untuk membangun panggung yang representatif itu, Pemko Banda Aceh menggelontorkan dana hampir Rp 2 miliar.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banda Aceh saat ini sedang memulai proyek itu yang ditargetkan selesai pada November 2018.
Baca: Aktivis 98 Pameran Foto di Taman Sari
Berbeda dengan panggung sebelumnya yang harus dibongkar-pasang saat ada even, panggung yang sedang dibangun kali ini berukuran lebih besar yakni 20x28 meter, serta dilengkapi atap dan latar bermotif Aceh.
Kabid Penataan Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banda Aceh, Muhammad Yasir ST MT yang ditanyai Serambinews.com, Jumat (20/7/2018) mengatakan, pembangunan panggung permanen itu didasari oleh banyaknya even berskala nasional maupun internasional di Kota Banda Aceh setiap tahunnya.
Baca: Produk Kreatif Dipamer di Taman Sari
“Kawasan Taman Sari selain memiliki nilai historis, juga menjadi pusat keramaian warga kota Banda Aceh. Kita butuh panggung yang representatif karena setiap tahunnya ada banyak acara di sini,” kata Yasir.
Dijelaskan, bangunan tersebut dibangun tepat di pertapakan panggung lama di dekat Tugu Proklamasi tepatnya di tengah Taman Sari.
Menurutnya, bangunan berbiaya Rp 1.850.120.000 itu akan disesuaikan dengan keindahan arsitektur Taman Sari yang bercorak etnik.
Baca: Warna-Warni Air Mancur Hiasi Gelap Malam di Taman Sari Banda Aceh, Intip Foto-fotonya!
“Jadi ke depan kita tidak pakai panggung ‘bongkar pasang’ lagi kalau ada even di Taman Sari. Panggung permanen ini bisa digunakan untuk berbagai even terutama kegiatan seni dan budaya Aceh,” pungkasnya. (*)