Personel Satpol PP dan WH Subulussalam Bantu Kumpulkan Dagangan Pedagang Saat Penertiban
Lidin yang memimpin penertiban pedagang sayur mayur mengerahkan personel Satpol PP dan WH bersama aparat TNI/Polri
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Puluhan pedagang sayur mayur yang berjualan di Jalan Malikussaleh samping komplek Terminal Terpadu Subulussalam ditertibkan.
Terlihat personel Satpol PP dan WH ikut membantu mengumpulkan dagangan pedagang saat penertiban.
”Karena ini area bebas jualan, tapi mereka berjualan di bahu jalan memasang tenda-tenda biru,” kata Asisten II Setdako Subulussalam, Lidin didampingi Kadisrindagkop UKM, Masri kepada Serambinews.com, Selasa (24/7/2018).
Baca: Walkot Sakti Minta Ada ‘Kekhususan’ Subulussalam Terkait Formasi CPNS 2018
Lidin yang memimpin penertiban pedagang sayur mayur mengerahkan personel Satpol PP dan WH bersama aparat TNI/Polri.
Menurut Lidin, dalam data mereka ada sebanyak 45 pedagang sayur mayur di area terlarang sehingga ditertibkan.
Masalahnya, kata Lidin selain mengganggu estetika dan lalu lintas, puluhan pedagang sayur mayur di pasar tradisional juga komplain. Sebab dagangan mereka tidak laku lantaran sudah ada lapak serupa di luar pasar.
Diamini Camat Simpang Kiri, Abdurrahmansyah Ujung, pedagang ini sebenarnya sudah sering diingatkan agar segera pindah, namun imbauan itu diabaikan.
Bahkan, kata Lidin, pihaknya sudah dua pekan ini mensosialisasikan secara baik sebab pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan lokasi di dalam pasar.
Baca: Walkot Subulussalam ‘Curhat’ Soal Sertifikat Tanah Warga Eks Transmigrasi ke Presiden Jokowi
Tak hanya pedagang sayur bongkar pasang, sejumlah warga sekitar juga banyak memasang kanopi dan tenda biru hingga ke bahu jalan dan ini dinyatakan menyalahi aturan.
Lidin pun menyatakan pihaknya akan terus membersihkan lokasi jalan Malikussaleh agar tertata.
Nantinya, kata Lidin, semua bahu jalan, trotoar berfungsi sebagaimana mestinya.
”Kita sudah lakukan berbagai imbauan tapi karena mereka tetap juga berjualan, makanya hari ini ditertibkan. Penertiban hari ini juga baik-baik, kita sangat toleran, bahkan barang-barang pedagang kita bantu mengumpulkan,” tandas Lidin. (*)