The Guardian Bongkar Permainan Buzzer Ahok, Digaji Ratusan Poundsterling Pakai Akun Palsu

Dia akan menghidupkan sejumlah akun palsunya dengan melandasi pada garis-garis kemanusiaan.

The Guardian Bongkar Permainan Buzzer Ahok, Digaji Ratusan Poundsterling Pakai Akun Palsu
The Guardian
Timnya itu terdiri dari 20 orang, masing-masing dengan 11 akun media sosial. Mereka akan menghasilkan hingga 2.400 postingan per hari, sehingga media sosial hingar bingar. 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah media ternama di Inggris, The Guardian memaparkan, 'Tim Buzzer' adalah bagian dari politik yang sedang berkembang, membantu memecah belah agama dan rasial.

Karena, mereka benar-benar berhasil lolos dan sukses dengan kerja ini.

Sebut saja, Alex, bukan nama sebenarnya.

Dia akan menghidupkan sejumlah akun palsunya dengan melandasi pada garis-garis kemanusiaan.

Bercampur di antara aliran pos-pos politik, avatar-avatarnya, sebagian besar adalah wanita Indonesia yang muda, tapi semuanya palsu (fake).

Sejumlah akun palsu ini memang bekerja untuk menyebarkan fitnah, kebencian, dan SARA, yang dengan mudah dimakan oleh berbagai akun tiruan lainnya.

Tapi, akun palsu ini ada bukan untuk bersenang-senang; Alex dan timnya diberitahu bahwa mereka melakukan "perang".

"Ketika Anda sedang berperang, Anda menggunakan apa saja yang tersedia untuk menyerang lawan," kata Alex, yang ditemui di sebuah kafe di Jakarta Pusat.

"Tapi, kadang-kadang saya merasa jijik dengan diri saya sendiri."

Proyek itu ada yang mengatasnamakan sebagai bagian dari Muslim Cyber ‚Äč‚ÄčArmy: operasi 'berita palsu' yang dirancang untuk menggagalkan pemimpin Indonesia.

Timnya itu terdiri dari 20 orang, masing-masing dengan 11 akun media sosial. Mereka akan menghasilkan hingga 2.400 postingan per hari, sehingga media sosial hingar bingar. (The Guardian)
Timnya itu terdiri dari 20 orang, masing-masing dengan 11 akun media sosial. Mereka akan menghasilkan hingga 2.400 postingan per hari, sehingga media sosial hingar bingar. (The Guardian) 
Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved