Luar Negeri

Bocah Perempuan 10 Tahun Tewas Disiksa Suaminya, Pelaku Berusia Sekitar 30 Tahun

Seorang bocah di kawasan barat laut Afghanistan dilaporkan tewas disiksa suaminya yang berusia dua kali lipat lebih tua.

Bocah Perempuan 10 Tahun Tewas Disiksa Suaminya, Pelaku Berusia Sekitar 30 Tahun
Google/Net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, HERAT - Seorang bocah di kawasan barat laut Afghanistan dilaporkan tewas disiksa suaminya yang berusia dua kali lipat lebih tua.

Dilaporkan AFP Selasa (31/7/2018), bocah itu bernama Hameya, di mana otoritas Provinsi Badghis menyatakan dia berusia antara 7-10 tahun.

Naqibullah Amini, juru bicara pemerintah Badghis berujar, jenazah Hameya ditemukan pada Minggu malam (29/7/2018) waktu setempat.

Baca: 5 Misteri Laut yang Masih Belum Terpecahkan, Dari Segitiga Bermuda Hingga Hiu Kanibal

Baca: Ashanty Akhirnya Lulus S2 dengan Nilai Tesis A, Begini Perjuangan Istri Anang Hermansyah

"Suami korban saat ini sedang dalam pengejaran polisi. Sedangkan ayah korban telah ditahan untuk proses interogasi," kata Amini.

Juru bicara pemerintah yang lain, Jamshid Shahabi berujar, Hameya dinikahkan secara paksa dalam sebuah tradisi bernama "Badal".

Dalam tradisi itu, anak gadis di kedua keluarga ditukar sebagai pengantin untuk mengurangi biaya pesta pernikahan akibat kewajiban membayar dowry ( maskawin).

Baca: Beda dengan Pangeran George, Princess Charlotte Tidak Membungkuk pada Ratu Elizabeth, Alasannya?

Baca: Jalani Sidang Isbat, Nikita Mirzani Akui Tak Pernah Dinafkahi Dipo Latief

Shahabi menjelaskan, salah satu gadis yang masuk dalam "pertukaran" tersebut tewas oleh suaminya tanpa sebab yang dijelaskan.

"Jadi, suami korban kemudian menyiksanya sebagai bentuk balas dendam yang berujung kepada kematiannya," beber Shahabi.

Lailuma Noorzad, kepala departemen bidang hubungan perempuan berujar, suami Hameya berusia antara 20 atau 30 tahun.

Pria yang identitasnya tidak disebutkan itu sebelumnya telah mempunyai istri.

"Hameya telah menikah dengan pria itu selama enam bulan," kata Noorzad.

Baca: Gara-gara Masak Bubur, Rumah Janda di Lhokseumawe Terbakar

Baca: Sempat Mangkir, Penyidik KPK Kembali Periksa Fenny Steffy Burase Terkait Aliran Dana DOKA

Merujuk kepada PBB, usia pernikahan yang legal di Afghanistan adalah 16 tahun untuk perempuan, dan 18 tahun bagi pria.

Namun, praktik tradisional menikahkan anak di bawah umur masih ditemukan dengan alasan kemiskinan dan rasa tidak aman.

Yayasan Anak PBB melaporkan, setidaknya satu dari tiga gadis di Afghanistan menikah saat mereka belum berusia 18 tahun.(AFP)

Baca: Penipuan Emas di Pidie Jaya Mencapai Rp 900 Juta, Milik Toke 1,2 Kg Emas

Baca: Bikin Penampilanmu Makin Kece, Ini 7 Padu Padan Busana Ala Nissa Sabyan, Contek Yuk!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah 10 Tahun di Afghanistan Tewas Disiksa Suaminya"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved