PKA Ke 7 Tahun 2018

Gajah Putih dan Bendera Kerajaan Linge Ramaikan Pawai PKA  

Sementara joki cilik yang menunggang kuda akan membawa bendera kerajaan Linge yang akan diarak keliling Banda Aceh.

Gajah Putih dan Bendera Kerajaan Linge Ramaikan Pawai PKA   
IST
Gajah yang akan ditunggangi oleh kontingen Gayo pada pawai pembukaan PKA ke-7, Senin (6/8/2018). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gayo yang memiliki nilai sejarah di Aceh, akan mengarak gajah putih dan kuda untuk memeriahkan pawai pembukaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke- 7, Senin (6/8/2018).

Tim Humas PKA Aceh Tengah dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Senin dinihari (6/8/2018) menyebutkan, gajah putih yang kini menjadi lambang Kodam Iskandar Muda, berasal dari Gayo.

“Untuk menghormati asal muasal gajah putih ini, pada PKA ke 7, Gayo Lut dipercayakan untuk membawa gajah keliling Kota Banda Aceh, bersama 5 ekor kuda,” kata Ketua Panitia PKA Aceh Tengah, Uswatudin, seperti dilansir siaran pers tersebut.

“Negeri Gayo akan berupaya tampil maksimal dalam pawai yang akan dilaksanakan Senin (6/8/2018). Gajah putih dan penunggangnya dengan pakaian adat kerawang Gayo, sudah siap menyemarakkan PKA,” sebutnya.

(Baca: Buka PKA Ke-7, Mendikbud Sampaikan Permohonan Maaf Karena Presiden tak Jadi Datang ke Aceh)

(Baca: Seniman Sambut PKA 7 dengan Pembacaan Puisi di Maroon Coffee)

Salman Yoga yang akan menunggangi gajah putih lengkap dengan pakaian adat Gayo, menyatakan sudah siap untuk menunjukan kebesaran Gayo.

“Saya sudah latihan menaiki gajah. Alhamdulilah gajah yang saya tunggangi ternyata dia tahu bahwa dia akan ditunjukan ke publik sebagai gajah kebesaran Aceh, yang berasal dari Gayo,” ujarnya.

Gajah putih dan kuda Gayo akan dihias dengan pakaian kerawang Gayo.

Sementara joki cilik yang menunggang kuda akan membawa bendera kerajaan Linge yang akan diarak keliling Banda Aceh.

“Ketika saya menunggangi gajah, selain memperkenalkan gajah putih, saya akan membacakan titah kerajaan Linge kepada sultan Aceh,” sebut Salman Yoga.

(Baca: Aceh Tengah Berangkatkan 373 Peserta PKA)

Joni, Ketua Seksi Pawai Budaya dan Mobil Hias, menambahkan, lima penunggang kuda dengan pakaian kebesaran adat Gayo, sudah siap untuk ditampilkan.

“Khusus untuk mobil hias, Gayo Lut akan memunculkan ciri khasnya,” kata Joni.

Ciri khas yang dimaksud Joni, mobil itu akan dihias dengan rumah sfesifik Gayo (supu serule).

Rumah dengan atapnya terbuat dari daun serule, yang merupakan daun khas berasal dari Gayo.

Peserta pawai dari Aceh Tengah yang berjumlah 100 orang semuanya mengenakan pakaian kerawang Gayo.

“Jadi bukan hanya gajah dan kuda yang dibungkus dengan kerawang Gayo, namun peserta pawai semuanya mengenakan kerawang Gayo,” sebut Uswatuddin.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help