Jembatan Arboreal akan Dibangun di PLTA Batangtoru

Selain jembatan arboreal, BBKSDA Sumut juga merekomendasikan pembuatan gorong-gorong untuk satwa melata.

Jembatan Arboreal akan Dibangun di PLTA Batangtoru
Ilustrasi PLTA 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara mengeluarkan rekomendasi terkait kelestarian satwa liar di proyek PLTA Batangtoru.

Salah satu yang menonjol ialah pembangunan jembatan untuk hewan arboreal.

Rekomendasi ini dijelaskan Fungsional PEH (Pengendali Ekosistem Hutan) BBKSDA Sumatera Utara, Fitri Nur dihasilkan melalui diskusi dengan berbagai pihak, termasuk Bupati Tapanuli Selatan.

Jembatan arboreal ini sesuai dengan karakteristik hutan yang banyak dihuni binatang arboreal, seperti orangutan, koala, musang dan binturung.

Baca: LSM GeRAM Tolak Rencana Pembangunan PLTA Tampur I

Selain jembatan arboreal, BBKSDA Sumut juga merekomendasikan pembuatan gorong-gorong untuk satwa melata.

“Kita kan juga tidak mau menghambat proyek ini, karena pada dasarnya PLTA Batangtoru memang dibutuhkan. Rekomendasi ini bukan untuk menghambat, justru mempecepat proses pembangunan,” kata Fitri, Selasa (14/8/2018).

Secara garis besar, Fitri mengatakan rekomendasi yang mereka keluarkan cukup banyak, termasuk reklamasi penanaman pohon di daerah terdampak.

Sejauh ini dia melihat pelaksana proyek PLTA Batangtoru komitmen menjalankan rekomendasikan itu.

Baca: Walhi Aceh Nilai Pembangunan PLTA Kluet 1 di Aceh Selatan Bermasalah

“Kami lihat beberapa sudah dikerjakan. Pastinya step by step, karena rekomendasi yang kami keluarkan memang sangat banyak,” ujarnya.

Sejauh ini BBKSDA Sumut tidak melihat aktivitas pengerjaan pembangkit 510 MW imi berdampak negatif terhadap lingkungan. Bisa dimaklumi, karena menurut Fitri lokasi pembangunan pembangkit berada di luar kawasan hutan.

“Sesuai SK 579/Kemenhut, itu lokasi APL. Jadi sejak awal memang bukan kawasan hutan,” tegasnya. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help