PKA 7

Sayed Dahlan, Maestro Lukis Sejarah Aceh

Maestro perupa Aceh, Sayed Dahlan Alhabsi, memamerkan karya-karya terpentingnya di ruang pamer Aceh History PKA 7

Sayed Dahlan, Maestro Lukis Sejarah Aceh
SAYED Dahlan Al Habsi bersama lukisan Perang Aceh. 

BANDA ACEH --- Maestro perupa Aceh, Sayed Dahlan Alhabsi, memamerkan karya-karya terpentingnya di ruang pamer Aceh History PKA 7, Gedung Edukasi, Museum Aceh, Banda Aceh.

Pelukis berusia 75 tahun ini menampilkan puluhan karya yang mengungkap sejarah Aceh. Lukisannya dalam berbagai ukuran dengan detil yang sangat baik.

Diantara karya yang dipamerkan, terdapat Istana Darud Dunia, memperlihatkan tatanan pemukiman kerajaan lengkap dengan kandang gajah dan kuda serta tempat pelatihan gajah.

Pada bagian lain terdapat lukisan tentang perang Aceh dan tewasnya Jedral Kohler dan peristiwa dibakarnya Masjid Raya Baiturrahman.

Sayed Dahlan Al Habsi mejelaskan sendiri karya-karya yang dipamerkannya itu. “Saya berusaha menampilkan sejarah Aceh melalui lukisan. Ini saya kerjakan bertahun-tahun. Bahkan ada lukisan yang saya buat 2003, belum juga selesai sampai sekarang,” kata Sayed Dahlan tentag lukisan perang Aceh.

Dua lukisannya dibeli Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan satu dibeli Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Memandang lukisan Sayed Dahlan, kita diajak menjelajahi Aceh masa lalu dengan berbagai peristiwa mengguncangkan. Kerja melukis tentang sejarah Aceh mulai terwujud pada 1981.Ia ingin lukisannya memperkaya perjalanan sejarah Aceh.

Ia mengaku, model-model yang muncul dalam lukisannya bersumber dari bahan bacaan dan imajinasi sendiri. “Saya tidak membutuhkan model tertetu. Ia muncul begitu saja,” cerita Sayed Dahlan tentang sosik-sosok yang muncul dalam lukisannya. Ia kini bermukim di Lhokseumawe, karya-karya tersimpan di rumahnya sendiri. Ia mendirikan Sayed Art sebagai studionya.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help