Tiga Kapal Asing Illegal Fishing Ditenggelamkan di Langsa

Pemusnahan kapal kali ini tidak dilakukan dengan ledakan seperti pemusnahan waktu lalu, namun dengan cara lambung kapal dibocorkan,

Tiga Kapal Asing Illegal Fishing Ditenggelamkan di Langsa
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Tiga unit Kapal Ikan Asing (KIA) yang melakukan illegal fishing di laut Indonesia, dimusnahkan di kawasan Kuala Langsa. 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEW.COM, LANGSA -- Dit Polair Polda Aceh, Kementrian Kelautan Perikanan (KKP) RI, Satgas 115 Illegal Fishing, dan Kejari Langsa, Senin (20/8/2018) menenggelamkan 3 unit Kapal Ikan Asing (KIA) yang melakukan pencurian ikan (illegal fishing) di laut Indonesia.

‎Pemusnahan kapal kali ini tidak dilakukan dengan ledakan seperti pemusnahan waktu lalu, namun dengan cara lambung kapal dibocorkan, sehingga kapal tenggelam ke dasar laut.

Baca: Kapal Asing Angkut 3 Ton Sabu Ditangkap, 27 ABK Asal Indonesia, Cina dan Korea Ikut Diamankan

Penenggelaman berada di titik koordinat 04°31'279" LU-098°02'329" BT Kuala Langsa, yang dipimpin langsung oleh ‎Dirpolair Polda Aceh, Kombes. Jemmy Rosdiantoro S.S.T,M.K, SH.

‎Hadir juga menyaksikan Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, perwakilan KKP RI, Dr Suseno Sukoyono, Kajari Langsa, R Ika Haikal MH, Ketua PN Langsa, Dr Murna Ningsih SH MH, Waka Polres Langsa, Kompol Budi Darma SH, Pasi Intel Kodim 0104/Atim, Lettu Chb Rofingi , dan lainnya.

Untuk menuju posisi penenggelaman kapal ilegal fishing itu, rombongan berangkat dari Pelabuhan Kuala Langsa dengan menggunakan dua Kapal Patroli Polair.

Dirpolair Polda Aceh, Kombes Jemmy Rosdiantoro, mengatakan, tiga unit kapal asing atau KIA tersebut dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di laut.

Baca: Kapal Asing Singgah di Perairan Lhok Kruet, Seorang WNA Terluka

Tiga kapal itu masing-masing kapal motor bernomor lambung KHF 1742, KHF 1821 dan KHF 1338, tangkapan Baharkam Mabes Polri.

Perwakilan Kementerian Kelautan Perikanan RI, Dr Suseno Sukoyono, menjelaskan, penenggelaman kapal illegal fishing dilakukan secara serentak di 11 lokasi di Indonesia, dengan jumlah total 122 unit.‎

Kajari Langsa, R Ika Haikal MH, membacakan sambutan Direktur Yustisia Satgas 115, Goenaryo, A.Pi, melaporkan, status barang bukti KIA ini sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, dengan amar putusan barang bukti kapal ikan dirampas untuk dimusnahkan. (*)

Penulis: Zubir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help