Tahun 2019, Kantong Plastik Kresek Bakal Dikenai Cukai

Skema aturan tersebut nantinya akan menyertakan insentif bagi pengusaha yang memproduksi plastik ramah lingkungan.

Tahun 2019, Kantong Plastik Kresek Bakal Dikenai Cukai
GETTY IMAGE
Ilustrasi kantong plastik. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan mengenakan cukai plastik pada kantong plastik kresek pada tahun 2019.

Aturan untuk pengenaan cukai plastik ini masih dalam proses finalisasi.

"Jadi kantong plastik ya, yang diprioritaskan untuk cukai plastik adalah kantong plastik, jadi bukan botol. Plastik kresek," ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi di kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (23/8/2018).

Saat ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan sedang merampungkan aturan untuk pengenaan cukai plastik, tepatnya kantong plastik kresek itu.

Skema aturan tersebut nantinya akan menyertakan insentif bagi pengusaha yang memproduksi plastik ramah lingkungan.

Baca: Ditanya Siapa yang Pantas Jadi Presiden 2019, Ini Jawaban Najwa Shihab

Baca: Uang Gratifikasi Zumi Zola Biayai Keperluan Keluarga Hingga Bayar Belanja Online Istri

"Hal yang diatur dalam aturannya yaitu akan dilakukan pengendalian. Kami akan dorong supaya produksi plastik mengarah pada produksi ramah lingkungan," kata Heru.

Heru menjelaskan, dari perkembangan terakhir, pembahasan pengenaan cukai plastik sudah dilakukan bersama dengan Komisi XI DPR RI.

Dari pembahasan tersebut, mereka sepakat membentuk panitia antarkementerian untuk membahas detil dan teknis rencana implementasi cukai plastik yang akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP).

Baca: Ustaz Abdul Somad Blak-blakan Soal Posisinya di Pilpres 2019, Berhentilah Tarik Menarik Umat

Baca: Saat Mesir Pada Masa Lalu Ditaklukkan Persia Hanya Gara-gara Kucing

Adapun strategi yang didorong oleh DJBC bersama panitia antarkementerian itu adalah memberikan tarif cukai yang lebih rendah bagi pengusaha yang memproduksi plastik ramah lingkungan.

Sebaliknya, bagi yang memproduksi plastik tidak ramah lingkungan atau dengan teknologi yang tidak sesuai, akan dikenakan tarif yang lebih tinggi.

"(Produsen) yang sudah ramah lingkungan akan diberi tarif yang lebih rendah, atau bisa dibebaskan (dari tarif). Kami juga akan beri insentif pada perusahaan yang melakukan daur ulang," tutur Heru.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tahun Depan, Kantong Plastik Kresek Bakal Dikenakan Cukai "

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved