Gempa Lombok

Pemkab Pijay Galang Dana Bantu Lombok, Target Terkumpul Rp 1 Miliar

Said Mulyadi mengatakan, Pemkab Pijay berencana akan membangun satu unit mushalla dengan target anggaran Rp 1 miliar.

Pemkab Pijay Galang Dana Bantu Lombok, Target Terkumpul Rp 1 Miliar
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi bersama tokoh masyarakat melihat fasilitas pusat pasar tradisional Ulee Gle, Kecamatan Bandar Dua, Senin (25/6/2018). 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS,COM. MEUREUDU - Pemkab Pidie Jaya (Pijay), sejak sepekan terakhir gencar menggalang dana untuk membantu korban gempa di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Wakil Bupati Pidie Jaya, H Said Mulyadi melalui telepon kepada Serambinews.com Sabtu (25/8/2018) mengatakan, penggalangan dana bantuan untuk korban gempa Lombok ini sebagai rasa kepedulian sesama.

Seperti halnya masyarakat kabupaten dan provinsi lain di Tanah Air, termasuk NTB, yang telah membantu para korban gempa Pidie Jaya akhir Desember 2016 lalu.

Menurut Said Mulyadi, Bupati, Sekda, serta para asisten sudah membahas hal tersebut dalam pertemuan dengan semua kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di meuligoe setempat pada, Selasa (21/8/2018) malam, atau seusai melaksanakan takbiran keliling menyambut Idul Adha.

“Pertemuan itu khusus membahas tentang upaya Pijay  mencari dana untuk meringankan beban korban gempa di NTB. Semua kepala SKPK menyambut baik,” kata Wabup.

(Gempa Lombok 7.0 Terasa Hingga ke Makassar, Hari Ini Sudah 6 Kali Gempa)

Disepakati, salah satu sumber dana adalah sumbangan dari pejabat, mulai dari bupati, wabup, sekda, asisten, staf ahli, kepala SKPK (eselon II), eselon III hingga eselon IV.

Bupati dan wabup masing-masing membantu Rp 5 juta, kemudian pejabat eselon II atau setingkat Kepala SKPK masing-masing Rp 2.000.000, eselon III (kabag/kabid) Rp 1.000.000.

Pemkab secara resmi juga akan menyurati anggota Forkopimda.

“Jika ada staf yang ingin menyumbang, tentunya kami sangat berterima kasih,” ujar Said Mulyadi.

(VIRAL - Video Imam tak Panik Saat Diguncang Gempa, Hanya Pegang Dinding dan Tetap Lanjutkan Shalat)

Sejumlah rekanan atau kontraktor juga menyatakan kesediannya membantu korban musibah di Lombok.

Seperti diungkap oleh Hasbi Bambi, salah seorang kontraktor kepada Serambinews.com.

Said Mulyadi menambahkan, Pemkab Pijay berencana akan membangun satu unit mushalla dengan target anggaran Rp 1 miliar.

“Dana yang sudah terkumpul saat ini sekitar Rp 750 juta. Kalau pun tak cukup, akan diambil dari dana tanggap darurat dan itu tidak menyalahi aturan,” timpal Wabup Pijay yang saat dihubungi mengaku sedang dinas luar ke Jakarta.(*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved