Jangan Terlalu Sering Minum Minuman Berenergi, Tak Ada Gizinya dan Malah Berbahaya

Namun, orang-orang muda mungkin juga berisiko terkena efek seperti itu. Riset di tahun 2011 menemukan, 53 persen dari minuman berenergi

Jangan Terlalu Sering Minum Minuman Berenergi, Tak Ada Gizinya dan Malah Berbahaya
Intisari online
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Selain kopi, minuman berenergi juga kerap menjadi pilihan banyak orang ketika mulai merasa letih, lesu atau pikiran tak bisa fokus.

Sayangnya, minuman ini ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Di Inggris misalnya, Perdana Menteri Theresa May melarang konsumsi minuman berenergi ini bagi para remaja.

Dengan adanya aturan ini, toko-toko akan dilarang untuk menjual minuman berenergi bagi mereka yang masih berusia di bawah 16 tahun.

Baca: Bonus Asian Games Bos Djarum Bambang Hartono Cair Sudah, Akan Dipakai Untuk Hal Ini

Hal ini berkaca dari hasil penelitan yang membuktikan konsumsi minuman energi berlebihan memberi dampak buruk yang tinggi pada kesehatan, apalagi bagi anak-anak. 

Menurut ahli gizi Harley Street, Rhiannon Lambert, minuman energi tak menawarkan kandungan gizi sama sekali.

Oleh karena itu, tidak ada gunanya anak-anak mengonsumsi minuman semacam itu.

"Jumlah kafein yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, mual, muntah dan kejang," ucapnya.

Baca: Mobil Carry Tabrak Pantat Innova yang Sedang Parkir di Abdya, Begini Kejadian dan Kerusakannya

Berdasarkan hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Health Sciences, konsumsi minuman berenergi yang berlebihan memberi efek negatif pada kesehatan.

Efek tersebut bisa berupa kecemasan, insomnia, gangguan gastronomi, sakit kepala, hiperaktif, dan diuresis.

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help