Harga TBS tak Menjanjikan Lagi, Petani Abdya Mulai Jual Kebun Sawit

Perkembangan terkini, sejumlah petani di Kabupaten Abdya, dilaporkan mulai menjual kebun kelapa sawit miliknya.

Harga TBS tak Menjanjikan Lagi, Petani Abdya Mulai Jual Kebun Sawit
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Agen pengumpul sedang memuat Tandan Buah Segar (TBS) sawit ke dalam truk di Jalan 30, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya, belum lama ini. Harga TBS sawit di Kecamatan Babahrot dan Kuala Batee, Kabupaten Abdya anjlok hanya berkisar Rp 900 sampai Rp 930 per kg sampai posisi Selasa (29/5/2018). 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejak delapan atau 10 tahun lalu, tanaman kelapa sawit dikembangkan secara serius di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Sentra tanaman kelapa sawit di Abdya adalah di Kecamatan Babahrot dan Kuala Batee. Di kawasan ini ada puluhan ribu haktare tanaman kebun rakyat sudah memproduksi TBS (tandan buah segar).

Selama beberapa tahun terakhir, produksi TBS kelapa sawit setempat menjadi komoditas andalan para petani. Tingkat harga sangat menjanjikan mendorong petani, termasuk pengusaha, bahkan PNS ramai-ramai membuka areal kebun sawit.

Namun, sekitar lima bulan terakhir atau sejak April 2018, para petani kelapa sawit di Kabupaten Abdya tak bergairah.

Penyebabnya, harga TBS di tingkat petani terpuruk sampai titik terendah dan hingga sekarang ini belum bangkit.

7 Fakta Seputar Asian Games 2018, Dari Tari Ratoeh Jaroe hingga 13 Rekor Baru

Jatuhnya harga TBS menimbulkan dampak buruk terhadap perekonomian petani setempat. Perkembangan terkini, sejumlah petani di Kabupaten Abdya, dilaporkan mulai menjual kebun kelapa sawit miliknya.

Keputusan itu diambil karena mereka kurang mampu membiayai perawatan areal kebun sawit, termasuk kewalahan mencicil kredit pada bank.

“Perawatan perkebunan kelapa sawit butuh anggaran besar dan harus rutin dilakukan. Seperti pembersihan rumput, pembersihan drainase (saluran), pemotongan pelepah tanaman, biaya panen, pemupukan seimbang serta ongkos pekerja perawatan dan panen,” kata Mustafa, salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Babahrot kepada Serambinews.com, Senin (3/9/2018).

Kebakaran di Dewantara, Rumah, Sepeda Motor, dan Semua Harta Nilawati Rata dengan Tanah

Harga TBS sawit di tingkat petani sekarang ini berkisar antara Rp 730 sampai Rp 750 per kilogram (kg), harga terendah selama kurun waktu tujuh tahun terakhir.

Halaman
12
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help