AS Desak Paraguay Batalkan Pengembalian Kedubes dari Yerusalem ke Tel Aviv

Keputusan baru Paraguay ini sekaligus membalikkan keputusan yang kontroversial oleh pemerintahan sebelumnya.

AS Desak Paraguay Batalkan Pengembalian Kedubes dari Yerusalem ke Tel Aviv
AFP / AHMAD GHARABLI
Gedung kedutaan AS di Yerusalem yang diresmikan pada Senin (14/5/2018). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Wakil Presiden AS Mike Pence mendesak Paraguay untuk membatalkan keputusannya memindahkan kedutaannya di Israel, dari Yerussalem kembali ke Tel Aviv.

"Wakil Presiden sangat mendorong Presiden (Mario) Abdo Benitez untuk menindaklanjuti dengan komitmen Paraguay sebelumnya untuk memindahkan kedutaan sebagai tanda hubungan bersejarah yang dipertahankan negara itu dengan Israel dan Amerika Serikat," katanya dalam sebuah pernyataan Gedung Putih Kamis (6/9/2018).

Dikutip Serambinews.com dari Anadolu Agency, Wapres Amerika Serikat dan Presiden Paraguay, berbicara melalui telepon Rabu, menyusul pengumuman oleh Menteri Luar Negeri Paraguay Luis Alberto Castiglioni bahwa kedutaan negara di Israel akan direlokasi kembali ke Tel Aviv.

Anak-anak Palestina menggelar demonstrasi untuk mendukung orang-orang Badui Palestina yang tinggal di Khan al-Ahmar setelah pemerintah Israel memutuskan untuk menghancurkan rumah-rumah orang-orang Badui Palestina di wilayah Khan al-Ahmar Yerusalem pada 16 Juli 2018.
Anak-anak Palestina menggelar demonstrasi untuk mendukung orang-orang Badui Palestina yang tinggal di Khan al-Ahmar setelah pemerintah Israel memutuskan untuk menghancurkan rumah-rumah orang-orang Badui Palestina di wilayah Khan al-Ahmar Yerusalem pada 16 Juli 2018. (ANADOLU AGENCY/ISSAM RIMAWI)

(Israel Cekal Ahed Al-Tamimi, Ikon Perlawanan Palestina Ini tak Boleh Bepergian ke Luar Negeri)

Keputusan baru Paraguay ini sekaligus membalikkan keputusan yang kontroversial oleh pemerintahan sebelumnya, yaitu memindahkan kedutaan besar mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Paraguay adalah salah satu dari tiga negara pertama di benua Amerika, setelah AS dan Guetamala, yang memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, menyusul pengakuan Amerika Serikat terhadap klaim Israel atas Yerusalem sebagai ibukota negara mereka.

Pada 21 Mei 2018, setelah AS dan Guatemala, Paraguay mengumumkan relokasi kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Keputusan Pemerintah Paraguay kala itu menuai reaksi marah dari dunia Arab dan Muslim.

(Baca: Voting Majelis Umum PBB Terkait Yerusalem, Ini Rincian Negara yang Mendukung, Menentang dan Abstain)

(PBB Tolak Klaim Amerika Serikat Terkait Yerusalem - Palestina Sambut Kemenangan, Israel Murka)

Israel mengizinkan warga Palestina yang ingin melaksanakan shalat Jumat pertama Ramadhan 1439 H, di Masjid al-Aqsha. Orang-orang Palestina, kebanyakan wanita, menyeberangi titik kontrol di Tepi Barat yang memisahkan kota Bethlehem dan Yerusalem sejak dini hari.
Israel mengizinkan warga Palestina yang ingin melaksanakan shalat Jumat pertama Ramadhan 1439 H, di Masjid al-Aqsha. Orang-orang Palestina, kebanyakan wanita, menyeberangi titik kontrol di Tepi Barat yang memisahkan kota Bethlehem dan Yerusalem sejak dini hari. (Anadolu Agency/ Wisam Hashlamoun)

Kali ini, keputusan baru Paraguay untuk memindahkan kembali kedubesnya dari Yerusalem ke Tel Aviv, mendapat tanggapan keras dari Pemerintah Israel.

Israel mengumumkan rencana untuk menutup kedutaannya di Asuncion, ibu kota Paraguay.

"Presiden Abdo Benitez menggarisbawahi kemitraan abadi Paraguay dengan Israel dan para pemimpin setuju untuk bekerja untuk mencapai solusi yang komprehensif dan langgeng terhadap konflik Israel-Palestina," kata pernyataan itu.(*)

(Bukan Amerika, Ini Deretan Negara yang Pernah Buka Kedubes di Yerusalem)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help