Palestina

Israel Cekal Ahed Al-Tamimi, Ikon Perlawanan Palestina Ini tak Boleh Bepergian ke Luar Negeri

Rencananya, mereka akan berpartisipasi dalam beberapa acara dan membahas gerakan perlawanan Palestina dan pengalaman ditahan di Israel.

Israel Cekal Ahed Al-Tamimi, Ikon Perlawanan Palestina Ini tak Boleh Bepergian ke Luar Negeri
Gadis remaja Palestina Ahed Tamimi (tengah) dan ibunya, Nareman disambut kerabat dan pendukungnya setelah dibebaskan dari penjara Israel, Minggu (29/7/2018).(THE TIMES OF ISRAEL / FLASH90) 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Israel telah melarang ikon perlawanan Palestina Ahed al-Tamimi dan keluarganya dari bepergian ke luar negeri, kata ayahnya Jumat (7/9/2018).

Basim al-Tamimi mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa ia dan keluarganya telah merencanakan untuk melakukan perjalanan ke Eropa melalui Yordania.

Rencananya, mereka akan berpartisipasi dalam beberapa acara dan membahas gerakan perlawanan Palestina dan pengalaman ditahan di Israel.

Mereka telah merencanakan untuk meninggalkan Jumat pagi.

Ahed Tamimi (kiri) ketika bersitegang dengan seorang pasukan Israel. Tamimi dan keluarganya ditangkap militer setelah beredar video dirinya menampar serdadu Israel yang berjaga di Tepi Barat.
Ahed Tamimi (kiri) ketika bersitegang dengan seorang pasukan Israel. Tamimi dan keluarganya ditangkap militer setelah beredar video dirinya menampar serdadu Israel yang berjaga di Tepi Barat. ((ABBAS MOMANI/AFP))

(Mengenal Ahed Al-Tamimi, Gadis Asal Kota Nabi Saleh yang Kini Jadi Ikon Perlawanan Rakyat Palestina)

Namun mereka diberitahu oleh pihak berwenang Palestina bahwa Israel telah melarang mereka bepergian ke luar negeri.

Pihak berwenang juga tidak memberikan alasan untuk larangan tersebut.

Mural wajah remaja Palestina yang dipenjara Israel, Ahed al-Tamimi, pada tembok pemisah, di Bethlehem, Tepi Barat, Minggu (29/7/2018). Ahed al-Tamimi yang dianugerahi
Mural wajah remaja Palestina yang dipenjara Israel, Ahed al-Tamimi, pada tembok pemisah, di Bethlehem, Tepi Barat, Minggu (29/7/2018). Ahed al-Tamimi yang dianugerahi "Hanzala Award for Courage" di Turki, telah dibebaskan setelah 8 bulan di penjara bersama ibunya Nariman Tamimi. Sementara dua seniman Italia yang melukis mural tersebut ditahan di Bethlehem dan kemudian diusir oleh otoritas Israel. (ANADOLU AGENCY/WISAM HASHLAMOUN)

(Israel Usir Dua Seniman Italia yang Membuat Mural Ahed al-Tamimi, Gadis Ikon Perlawanan Palestina)

(Usai Dibebaskan dari Penjara, Ahed Tamimi yang Tampar Tentara Israel Berjanji Teruskan Perlawanan)

Pada 29 Juli, pemerintah Israel membebaskan Ahed al-Tamimi dan ibunya, Nariman, setelah keduanya menjalani hukuman delapan bulan di balik terali besi.

Wanita 17 tahun itu ditangkap Desember lalu dan kemudian dihukum delapan bulan penjara karena tuduhan "menyerang" seorang tentara Israel.

Pada tahun 2012, Kotamadya Basaksehir di Istanbul Turki, memberikan al-Tamimi Penghargaan Keberanian Hanzala yang prestisius karena menentang tentara Israel yang baru saja menangkap saudara laki-lakinya.(Anadolu Agency)

Para siswi di Turki menggelar demonstrasi diam untuk mendukung gadis remaja Palestina berusia 16 tahun Ahed al-Tamimi, yang terkenal akan aktivismenya yang berani untuk mendapatkan Palestina merdeka, di Universitas Istanbul, di Beyazit Alun-alun Istanbul, Turki pada 21 Maret 2018.
Para siswi di Turki menggelar demonstrasi diam untuk mendukung gadis remaja Palestina berusia 16 tahun Ahed al-Tamimi, yang terkenal akan aktivismenya yang berani untuk mendapatkan Palestina merdeka, di Universitas Istanbul, di Beyazit Alun-alun Istanbul, Turki pada 21 Maret 2018. (ANADOLU AGENCY/ERHAN ELALDI)
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved