GBAB Tolak Perusahaan Tambang Emas

Warga Beutong Ateuh Banggalang yang tergabung dalam Generasi Beutong Ateuh Banggalang (GBAB)

GBAB Tolak Perusahaan Tambang Emas
Puluhan warga yang tergabung dalam organisasi GBAB Nagan Raya bersama Walhi Aceh melakukan aksi protes penolakan terhadap perusahaan tambang emas PT EMM Sabtu (8/9) di Beutong Ateuh Banggalang. 

SUKA MAKMUE - Warga Beutong Ateuh Banggalang yang tergabung dalam Generasi Beutong Ateuh Banggalang (GBAB), Kabupaten Nagan Raya, bersama Walhi Aceh menggelar aksi menolak perusahaan tambang emas PT Emas Mineral Murni (PT EMM) di Beutong Ateuh Banggalang, Sabtu (8/9).

Warga dalam jumlah banyak membentangkan spanduk di pusat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang sebagai bentuk penolakan terhadap kehadiran perusahaan tambang ke wilayah tersebut. Selain itu GBAB juga memprotes bahwa aktifitas penambangan emas di kawasan tersebut dinilai akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

Sejauh ini pihak perusahaan dinilai tidak memberitahukan aktifitas yang dilakukan selama ini di kawasan hutan itu kepada masyarakat setempat atau pihak Musipka dan keuchik. Ketua GBAB Nagan Raya, Zakaria kepada Serambi, Sabtu (8/9) mengatakan, aksi penolakan tersebut dilakukan karena aktifitas pertambangan dinilai berdampak negatif terhadap lingkungan hidup, sosial dan HAM, sehingga warga di daerah itu menolak kehadiran perusahaan tambang emas di sana.

“Dampak buruk yang akan ditimbulkan jika dilakukan penambangan emas dapat meningkatnya bencana ekologis. Selain itu juga akan menciptakan lubang-lubang besar yang ditimbulkan dari aktivitas penambangan, mengancam sumber-sumber kehidupan masyarakat akibat menurunnya kualitas air dan tingginya sendimentasi terhadap sungai di sekitar lokasi itu,” ujar Zakaria.

Menurutnya, aktivitas penambahan emas tersebut juga akan mempersempit ruang kelola rakyat terhadap sumber daya hutan yang selama ini menjadi sumber kehidupan utama masyarakat di wilayah usaha pertambangan dan akan mengancam kekayaan hayati. Selain itu juga dikawatirkan bahwa Beutong Ateuh yang pernah dibicarakan di tingkat dunia akan tinggal namanya saja.

Panggil PT EMM
Sementara itu anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man kepada Serambi, Sabtu (8/9) mengatakan pihaknya meminta Bupati Nagan Raya M Jamin Idham segera memanggil pihak PT Emas Mineral Murni (PT EMM) guna menanyakan sejauh mana aktivitas perusahaan tersebut dan menyangkut izinnya.

“Sejauh ini kita belum mengetahui terhadap keberadaan perusahaan yang akan melakukan aktivitas penambangan emas di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, seharusnya hal itu sudah ada pemberitahun kepada DPRK terutama menyangkut dengan semua izin pertambangan tersebut,” ungkap Cut Man.(c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help