Rustam Effendi: Tidak Boleh Mematikan Janji Orang Lain, Itu Sah-sah Saja

Rustam Effendi menambahkan masyarakat juga harus bijak dalam menyikapi terhadap janji-janji tersebut.

Rustam Effendi: Tidak Boleh Mematikan Janji Orang Lain, Itu Sah-sah Saja
Rustam Efendi 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pakar Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, Rustam Effendi menyampaikan semua orang mempunyai hak untuk berjanji dalam berkampanye, dan itu sah-sah saja.

"Cukup banyak isu yang bisa diangkat, salah satunya adalah saya berjanji kalau saya terpilih, nanti saya akan mengangkat kabupaten ini. Itu sah-sah saja, hanya saja apakah sudah masanya maka itu persoalan lain," kata Rustam saat menjadi narasumber tamu by phone dalam talkshow Radio Serambi FM, Kamis (13/9/2018), membahas Salam (Editorial) Harian Serambi Indonesia berjudul 'Jualan Kampanye Harus Masuk Akal'.

Baca: Rustam Effendi: Pariwisata Aceh Harus Dikelola Secara Benar, Termasuk Harga untuk Satu Kelapa Muda

Hadir sebagai narasumber internal dalam talkshow bertajuk Cakrawala itu adalah Sekretaris Redaksi Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali yang dipandu host, Dosi Elfian.

Rustam Effendi menambahkan masyarakat juga harus bijak dalam menyikapi terhadap janji-janji tersebut.

"Tidak ada hal-hal yang mesti kita pastikan, ini memang sedang masa jualan kecap. Saya punya kecap manis, asin, enggak masalah itu. Siapapun jadi walikota, bupati, gubernur berjanji juga," katanya.

Baca: Rustam Effendi: Siapkan Dulu Pilot, Baru Perbaiki Pesawat

Dikatakannya lagi, hanya saja masyarakat harus melihat apakah janji-janji tersebut realistis atau tidak, dan itu kembali lagi pada publik.

"Yang tidak boleh mematikan janji orang lain, misal orang itu punya mimpi. Ini alam demokratis semua boleh berpendapat," tambah Rustam Effendi. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved