Tiga Anak di Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara Diserang DBD
Dokter di RS Nurul Hasanah Kutacane, mengatakan, selama sebulan ini ada 10 penderita DBD yang dirawat di rumah sakit itu.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Safriadi Syahbuddin
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Tiga anak di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan diserang penyakit demam berdarah deungu (DBD) dalam satu minggu terakhir.
Ketiga anak tersebut adalah Almalik Qawi (10 bulan), warga Desa Perapat Titi Panjang, Hanifa (5) warga Desa Pulonas, dan seorang lagi Nabila Putri (11), warga Desa Mbarung.
Hingga Kamis (13/9/2018), mereka masih dirawat di RS Nurul Hasanah Kutacane.
Kondisi badan anak-anak tersebut merah dan terdapat bintik-bintik pada kulitnya, panas tinggi, lemas. Keduaya dipasangi infus.
"Sudah dua hari anak saya dirawat di RS Nurul Hasanah. Kata dokter anak saya menderita penyakit DBD," kata Maida, ibu dari Almalik Qawi kepada Serambinews.com, Kamis (13/9/2018).
Mirip DBD, Ketahuilah Gejala Leukimia, Segera Bawa ke Dokter Jika Anak Pucat dan Demam Tanpa Sebab
Menurut dia, baru seminggu yang lalu anaknya Intan Balqis (10) sembuh dari DBD, kini adiknya Almalik Qawi yang sakit.
Intan Balqis yang sudah sembuh sebelumya dirawat selama lima hari di RSUD Sahudin Kutacane.
Kata Maida, banyak nyamuk pagi hari, siang hari dan malam harinya. Ada parit tersumbat depat rumah dan perlu dilakukan fogging (pengasapan).
Dokter Indonesia Gugat Peraturan Baru BPJS
Sementara itu, dr Perjuangan DHS SpA di RS Nurul Hasanah Kutacane, mengatakan, selama sebulan ini ada 10 orang penderita DBD yang dirawat di rumah sakit itu.
Dan hari ini tiga orang anak-anak di rawat yakni Almalik Qawi, Hanifa, dan Nabila Putri.
Mereka terserang penyakit DBD karena saat ini lagi musimnya penghujan dan jentik-jentik nyamuk dengan mudah berkembangbiak.
"Harus fogging rutin dan juga masyarakat harus melakukan kegiatan 3M yaitu menutup, menguras, menimbun.(*)