Drama Penangkapan Osama Bin Laden: Operasi Senyap Memburu Bos Jaringan Teror Al-Qaeda

Di Chalk One saya bersama Charlie dan Walt, juga Pelatih Mike yang di darat bertugas mengatur alur serangan dan mengendalikan waktu.

Drama Penangkapan Osama Bin Laden: Operasi Senyap Memburu Bos Jaringan Teror Al-Qaeda
(Foto: NBC)
Kelompok Al Qaeda 

SERAMBINEWS.COM - Banyak tulisan, film, dan kisah dokumenter seputar operasi militer perburuan Osama bin Laden telah dibuat. Tapi buku ini ditulis oleh salah satu pelaku tim khusus yang menyerbu tempat persembunyian pemimpin Al Qaeda itu di Abbottabad, Pakistan, pada dini hari 2 Mei 2011.

Demi kerahasiaan, nama-nama dan sejumlah detail peristiwa disamarkan, termasuk nama asli penulis.

Dicukil dari buku No Easy Day: The Autobiography of a Navy SEAL, tulisan Mark Owen & Kevin Maurer, oleh Mayong S. Laksono, yang diterbitkan di Majalah Intisari edisi Juni 2013 dengan judul Operasi Senyap Memburu Osama Bin Laden

--

Komandan membuka pintu geser helikopter Black Hawk. Udara masuk menciptakan guncangan, dan suara mesin memekakkan telinga. Tak ada kata bisa didengarkan kecuali isyarat jari dari komandan yang sebagian wajahnya tertutup helm dan kacamata malam.

Baca: 4 Kasus Hukuman Mati di China Tahun 2018, Salah Satunya di Depan Umum

Teman-teman saya, para anggota pasukan khusus, sedikit beringsut dari duduknya. Bukan kursi asli helikopter itu, melainkan lantai dan bangku-bangku kemping ukuran kecil demi mengurangi beban muatan.

Kami melihat ke bawah, berharap untuk memahami suasana Kota Abbottabad. Tapi malam kelewat pekat.

Satu setengah jam sebelumnya, kami diangkut dari markas kami di Jalalabad, Afghanistan, dengan dua helikopter MH-60 Black Hawk dan terbang di malam tanpa bulan.

Dalam 30 menit sampai di perbatasan Pakistan, dan satu jam kemudian menuju target yang citra satelitnya telah kami pelajari selama beberapa minggu.

Baca: Viral! Alat Facial Bisa Tularkan Virus HIV, Bagaimana Faktanya? Ini Penjelasan Ahli

Tugas dengan nama sandi Operation Neptune Spear itu dilaksanakan oleh 24 orang dalam tim penyerbu utama. Terbagi menjadi dua regu, Chalk One dan Chalk Two, yang masing-masing menggunakan satu Black Hawk.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved