Rupiah Terjungkal ke Rp 15.025 Per Dollar AS, Ini Penyebabnya Menurut Analis

Bank Indonesia diyakini Putu akan segera melakukan intervensi begitu rupiah makin mendekati level Rp 15.000 per dollar AS

Rupiah Terjungkal ke Rp 15.025 Per Dollar AS, Ini Penyebabnya Menurut Analis
KOMPAS/JITET
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Nilai tukar rupiah tembus Rp 15.000 per dollar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/10/2018) siang.

Pukul 11.37 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,77% atau terjungkal ke level Rp 15.025 per dollar AS.

Di kawasan Asia, hanya mata uang yuan yang masih menguat.

Baca: Kurs Rupiah Loyo Dalam Sepekan Terakhir di Hadapan Dollar Amerika Serikat

Sedangkan seluruh mata uang lainnya melemah.

Tapi, rupiah mencatat persentase pelemahan terbesar pada hari ini.

Sementara mata uang rupee yang masih menjadi valuta Asia berkinerja terburuk, tidak tercatat perdagangan pada hari ini.

Baca: Rupiah Mulai Bertenaga Terhadap Dollar AS, Terbantu Menguatnya Mata Uang Yuan dan Rupee 

Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra menilai, pelemahan rupiah lebih didominasi oleh faktor eksternal.

Salah satunya adalah efek dari normalisasi kebijakan The Fed terhadap suku bunga acuan AS yang mempengaruhi kondisi perekonomian di negara tersebut.

Suku bunga acuan AS diprediksi masih akan naik hingga tiga kali lagi di tahun 2019 dan satu kali di tahun 2020.

Baca: VIDEO - Kecewa Pelemahan Rupiah, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Kenaikan ini dilakukan agar target tingkat suku bunga acuan AS di level 3,5% tercapai.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved