Ini Penyebab Ratusan Perangkat Desa di Subulussalam Sudah 7 Bulan tak Terima Honor

Tersendatnya pencairan dana desa disebabkan beberapa anggota BPG atau Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) belum dilantik.

Ini Penyebab Ratusan Perangkat Desa di Subulussalam Sudah 7 Bulan tak Terima Honor
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Perwakilan perangkat desa dalam ruangan badan legislasi (Banleg) DPRK Subulussalam untuk mengadukan masalah honornya yang belum cair, Kamis (1/10/2018). 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Tersendatnya penyaluran honor para perangkat desa di Kota Subulussalam hingga tujuh bulan disebabkan dana desa yang bersumber dari APBN hingga kini belum cair.

"Saya mewakili perangkat desa menyampaikan penyebab honor ini akibat dana desa kami belum cair," kata Ismail K dalam audensinya kepada anggota DPR Kota Subulussalam, Kamis (11/10/2018).

Menurut Ismail, persoalan dana desa ini menjadi masalah besar karena bukan hanya untuk para perangkat tapi masyarakat.

Tersendatnya pencairan dana desa disebabkan beberapa anggota BPG atau Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) belum dilantik.

Ismail pun bingung mengapa anggota BPG di tiga desa yakni Subulussalam, Subulussalam Utara dan Pasar Panjang tak dilantik. Padahal, pencairan dana desa berkaitan dengan tandatangan BPG.

Inspektorat Pidie Audit 8 Kasus Dana Desa, Satu Keuchik Dipenjara dan Satu Lagi Kembalikan Uang

Salah seorang pendamping desa, Cut Anita menyampaikan keluhannya terkait persoalan pencairan dana desa di sana yang sering terlambat.

Padahal menurut Cut Anita dana yang bersumber itu APBN sudah masuk ke daerah.

Cut Anita pun menyampaikan salah satu sanksi tidak tersalurnya dana desa tahap kedua ini berefek pada pencairan dana desa tahap ketiga.

Laganya dengan McGregor Viral, Ini 5 Fakta Istri Khabib yang Wajahnya Tak Pernah Diketahui Publik

Sedangkan Tarmizi, anggota BPG Subulussalam menyampaikan bahwa jika dalam dua hari ini dana desa mereka tak cair akan ada tindakan perangkat yakni menghentikan pelayanan pada masyarakat.

Sebab, menurut Tarmizi berbagai upaya sudah mereka tempuh agar ada solusi pencairan dana desa di sana.

Salah satu upaya, kata Tarmizi berupa seluruh anggota BPG menandatangani usulan pencairan dana desa. Namun, lanjut Tarmizi hingga kini dana desa di Subulussalam yang berada di pusat kota itu tak juga cair.

Gempa Situbondo, Antara Gonggongan Anjing-anjing dan Tanda-tanda Alam

Tarmizi pun menegaskan jika dalam dua hari tidak juga cair dana desa mereka akan bertindak. Tindakan tegas yakni menghentikan pelayanan pada masyarakat.

"Saya tegaskan kembali kalau dalam dua hari ini dana desa kami tidak cair maka kami menghentikan aktifitas semua di desa,"tegas Tarmizi.(*)

Penulis: Khalidin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help