Caleg Partai SIRA Teken Pakta Integritas

"Hal ini akan dilakukan ke seluruh caleg DPRK partai SIRA kab/kota lainnya. Hari ini kita buat untuk DPRA yang berjumlah 72 orang,"

Caleg Partai SIRA Teken Pakta Integritas
IST
Abdul Hadi (Bang Joni) salah seorang Caleg DPRA Partai SIRA menyerahkan Pakta Integritas yang diterima Muhammad Nazar, Ketua Umum DPP Partai SIRA setelah ditanda tanganinya 

SERAMBINEWS.COM - Partai SIRA kembali melaksanakan penguatan caleg DPRA sekaligus penandatangan pakta integritas yang dilaksanakan di kantor DPP Partai SIRA di Banda Aceh, Sabtu (20/10/2018).

Ketua umum Partai SIRA, H. Muhammad Nazar yang didampingi Sekjend Muhammad Daud dan para petinggi DPP Partai SIRA lainnya mengatakan, kegiatan yang sama sebelumnya telah dimulai untuk caleg DPRK Aceh Tamiang pada September lalu.

"Hal ini akan dilakukan ke seluruh caleg DPRK partai SIRA kab/kota lainnya. Hari ini kita buat untuk DPRA yang berjumlah 72 orang," ujarnya.

Baca: MTP Partai SIRA Setujui Pergantian Pengurus di Tubuh DPP

Dalam sambutan dan arahan pembukaan pada acara bertema 'Penguatan Caleg DPRA'. Nazar menekankan kembali bahwa Partai SIRA sengaja kembali ke arena politik sebagai peserta pemilu 2019 untuk memenangkan rakyat, membangun Aceh berperadaban.

“Kita Partai SIRA dan wajib bagi setiap pengurus serta caleg partai SIRA memiliki misi memenangkan rakyat, membangun Aceh berperadaban. Jangan sampai rakyat kalah dan pembangunan yang baik terabaikan.” ujar Nazar.

Mantan wagub Aceh ini mengatakan, partai SIRA harus memulai proses politik di partai dengan baik, termasuk taat aturan dan demokratis.

Baca: DPRA Setujui Pembelian Kapal Feri Penyeberangan Banda Aceh-Sabang, Termasuk Dua Unit Untuk Rute Ini

Maka hari ini diundang KIP dan Panwas Aceh untuk memberikan materi terkait pelaksana pemilu di Aceh supaya para caleg partai SIRA dapat bertanya langsung dan mengakses informasi dari sumber utama penyelenggara pemilu di Aceh.

Dalam kegiatan tersebut ditandatangani pula pakta integritas yang berisi komitmen caleg DPRA partai SIRA untuk menjalankan AD/ART partai. Yaitu peduli kepada rakyat dan pembangunan jika terpilih menjadi anggota DPRA.

Mereka harus siap dan ikhlas mengundurkan diri atau diberhentikan atau digantikan oleh DPP partai SIRA jika melanggar komitmen tersebut.

Baca: Orang Tua Murid Tendang Guru SMA Saat Mengajar, Siswa-Siswi Dipulangkan Lebih Awal

“Kita datang untuk memenangkan rakyat, jangan kalahkan mereka setelah memilih kita, maka kami DPP partai SIRA memerintahkan setiap caleg untuk menandatangani pakta integritas dimaksud,” tegas Nazar.

Sementara itu komisioner Panwaslih Aceh, Fachrul Riza mengatakan, bahwa kegiatan partai yang mengundang KIP dan Panwas seperti ini adalah baru pertama dilakukan, ini sesuatu yang bagus dan bermanfaat.

Partai SIRA berarti yang pertama mengundang Panwaslih Aceh untuk acara penguatan calegnya.

Panwas tentunya memberikan materi sesuai tugasnya. Yaitu memberikan akses informasi dalam bentuk tatap muka langsung kepada caleg partai SIRA terkait hal-hal yang perlu ditaati supaya pemilu tetap berkualitas.

Baca: Empat Proyek Jalan Tol dan Dua Bendungan di Aceh Terancam Dicoret

"Partai SIRA sendiri seperti disampaikan ketua umumnya juga ingin adanya kualitas demokrasi di Aceh," kata Fachrul.

Selain itu, secara internal kegiatan penguatan caleg DPRA partai SIRA juga membahas tentang strategi pemenangan pemilu yang dapat dijalankan oleh setiap anggota secara pribadi maupun seluruh level mesin partai yang ada di seluruh Aceh.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved