Ayah Penumpang Lion Air Asal Aceh: "Apa Saja yang Ditemukan Tetap Saya Kuburkan di Kampung Halaman"

Bila tidak dalam kondisi utuh, apa pun yang mengarah pada identifikasi korban juga akan diterima keluarga untuk dibawa pulang ke kampung.

Ayah Penumpang Lion Air Asal Aceh:
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi memeriksa kondisi bagian dari kotak hitam (black box) pesawat Lion Air bernomor registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang telah ditemukan oleh tim SAR gabungan di KR Baruna Jaya I, di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Kamis (1/11/2018). Bagian dari kotak hitam tersebut diserahkan ke pihak KNKT untuk dilakukan investigasi lebih lanjut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.(MUHAMMAD ADIMAJA) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pihak keluarga Muhammad Nasir, penumpang pesawat Lion Air asal Aceh Selatan yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10) lalu masih menunggu perkembangan terbaru terkait pencarian para korban.

Pihak keluarga berharap jasad Muhammad Nasir dapat ditemukan. Bila tidak dalam kondisi utuh, apa pun yang mengarah pada identifikasi korban juga akan diterima keluarga.

Baca: Maruf Amin Lontarkan Istilah Al Makiyun Untuk Orang yang Suka Memaki

"Walau apa saja yang ditemukan tetap saya bawa pulang dan kuburkan di kampung halaman," kata H Huzaifah, ayah dari Muhammad Nasir, penumpang pesawat naas Lion Air asal Aceh Selatan kepada Serambinews.com, Sabtu (3/11/2018).

Menurut Huzaifah ia tidak begitu ingat kapan terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya. Hanya saja Muhammad Nasir sempat dekat dengan ibunya.

Baca: Tim DIV Polri Ambil DNA Anak Penumpang Lion Air Asal Aceh, Ini Bagian Sampel yang Diidentifikasi

"Setahu saya tidak ada pesan apa-apa. Cuma mungkin sama mamaknya," ujar Huzaifah. Pihak keluarga, kata Huzaifah, saat ini diinapkan di Hotel Ibis Cawang, Jakarta sambil menunggu perkembangan lanjutan.

Baca: Kisah Masa Lalu Presiden Termiskin di Dunia, Dipenjara 2 Kali dan Ditembak 6 Kali

Muhammad Nasir berusia 29 tahun merupakan anak sulung dari empat bersaudara, dan baru menikah dua tahun dengan wanita yang akrab di panggil Ade.

Dari buah cinta mereka dikaruniai seorang anak lelaki Khadafi berusia 1,6 tahun. Selama di Jawa Barat, Muhammad Nasir bekerja sebagai sales obat di sebuah perusahaan Farmasi.

"Dia sering bepergian keluar daerah selama bekerja di perusahaan farmasi," tutur Huzaifah.

Sementara itu informasi terbaru yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (4/11/2018) jenazah Muhammad Nasir korban Lion Air JT610 sudah teridentifikasi dan rencananya besok akan dibawa ke Aceh Selatan melalui bandara Nagan Raya. (*)

Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved