Batalkan Kenaikan Cukai Rokok Dianggap Tak Mendukung Program Kesehatan, Ini Bantahan Wapres JK

Wakil presiden Jusuf Kalla membantah hal itu, ia mengatakan, sejauh ini pemerintah telah menganggarkan 5 persen dari APBN untuk kesehatan.

Batalkan Kenaikan Cukai Rokok Dianggap Tak Mendukung Program Kesehatan, Ini Bantahan Wapres JK
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (22/5/2018).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menjawab kritikan bahwa pembatalan kenaikan cukai rokok sama artinya tidak mendukung program kesehatan.

Wakil presiden Jusuf Kalla membantah hal itu, ia mengatakan, sejauh ini pemerintah telah menganggarkan 5 persen dari APBN untuk kesehatan.

"Program kesehatan tidak tergantung harga cukai rokok, tergantung kepada anggaran pemerintah secara keseluruhan dan kesehatan. Itu kita biayai lima persen dari APBN," kata Kalla yang ditemui di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/11/2018).

Selain itu ujar JK, pembatalan kenaikan cukai rokok juga tak berpengaruh pada BPJS Kesehatan, JK menyebut pemerintah masih bisa menanggani persoalan defisit lembaga jaminan sosial itu.

"Sebenarnya sama saja karena cukai rokok masuk ke pendapatan pemerintah baru diberikan ke BPJS, bukan dari pajak rokok langsung ke BPJS, tidak, ya pemerintah masih bisa," tutur Kalla.

Baca: Hendak Bertamu Bawa Sabu di Bungkusan Permen, Pria Ini Apes Diciduk Polisi di Pintu Lapas Kutacane

Baca: Anaknya Jadi Korban Tabrak Lari Bos Cat Solo, Ayah Eko Prasetio Peluk Pelaku dan Bisikan Pesan

Baca: Bolehkah Melaksanakan Rabu Wekasan atau Rebo Wekasan? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengatakan, pembatalan kenaikan tarif cukai rokok bisa berpengaruh terhadap BPJS.

"Pembatalan itu akan mengakibatkan kinerja BPJS Kesehatan akan semakin 'bleeding' dari sisi finansial," katanya beberapa waktu lalu.

Diketahui sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, pemerintah tidak jadi menaikkan cukai rokok tahun 2019.

Berdasarkan keputusan rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden Bogor, Jumat (2/11/2018).

Selama ini pemerintah menaikkan tarif cukai rokok dengan besaran rata-rata 10,5 persen.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Batalkan Kenaikan Cukai Rokok, Wapres JK: Program Kesehatan Tak Terganggu

Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved