Pasien asal Aceh Utara Ini Lima Kali Dioperasi Usus, Begini Kondisinya

meski sudah menjalani operasi, tapi ia masih harus buang air besar dengan melalui bagian perutnya

Pasien asal Aceh Utara Ini Lima Kali Dioperasi Usus, Begini Kondisinya
FOR SERAMBINEWS.COM
Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma melihat kondisi M Nasir (30) warga Desa Meunasah Pante, Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara sejak Agustus 2017 hingga November 2018 sudah lima kali menjalani operasi usus 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – M Nasir (30) warga Desa Meunasah Pante, Kecamatan Baktiya Barat Aceh Utara sejak Agustus 2017 hingga November 2018 sudah lima kali menjalani operasi usus di RSUD Cut Meutia Aceh Utara.

Namun, sampai kini kondisi ayah dua anak ini semakin memprihatinkan.

Pasalnya, meski sudah menjalani operasi, tapi ia masih harus buang air besar dengan melalui bagian perutnya.

Baca: VIDEO - Haji Uma Kunjungi Amat Kostrad di RSUD Cut Meutia

“Bahkan hari ini (kemarin red) mengeluarkan darah dari bagian usus untuk buang air besar. Sementara kami tidak memiliki biaya lagi untuk kebutuhan selama menjaganya,” ujar Umaidah (30) istri M Nasir kepada Serambinews.com.

Karena di sisi lain, M Nasir dan Umaidah memiliki dua anak yang harus ditinggalkan.

Bahkan anak yang kedua masih berumur tujuh bulan, yang harus disusui setiap hari.

“Tapi hari ini kami mau berusaha berobat ke RSUD Fauziah Bireuen. Mudah-mudahan di sana diberikan kesembuhan, meskipun saya harus meninggalkan anak yang masih membutuhkan ASI,” kata Umaidah.

Baca: Haji Uma Bantu Bayi Tanpa Lubang Anus di Peudawa

M Nasir awalnya bekerja di Malaysia. Namun, pada pertengahan 2017 ia mengeluh sakit. Lalu pulang ke Aceh untuk berobat.

“Awalnya yang rontgen di bagian paru-paru. Lalu, dokter menyebutkan suami saya menderita tumor usus, sehingga harus dioperasi. Dalam masa operasi selama lima kali, juga sempat dua kali terjadi bocor usus,” katanya. Selain itu, ususnya sekarang semakin pendek, karena berulangkali harus menjalani operasi.  

Mendapat informasi tersebut, Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma langsung menghubungi keluarga korban.

Lalu Haji Uma menyerahkan bantuan kepada korban untuk kebutuhan selama menjaga pasien di RSUD Fauziah Bireuen.

Baca: Haji Uma Cek Pelampung Hingga Sekoci Kapal Penyeberangan ke Sabang

Haji Uma mencurigai ada kesalahan penanganan terhadap pasien tersebut, sehingga setelah lima menjalani operasi, tapi belum membaik.

“Karena itu kita akan mengambil tindakan terhadap persoalan dan keluhan yang dialami pasien tersebut. Saya akan sampaikan persoalan tersebut kepada pihak yang berwenang untuk menyelidikinya dan memastikan apakah penanganan sudah sesuai ketentuan, atau ada kekeliruan dalam penangannya,” pungkas Haji Uma.(*)    

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved