Kehilangan Keluarga dan 2 Tahun Ditahan di Malaysia, Pria Sebatang Kara Ini Dipulangkan ke Aceh

Rusli merupakan warga Punge, Banda Aceh. Namun sejak usia lima tahun ia sudah dibawa hijrah ke Malaysia oleh keluarganya.

Kehilangan Keluarga dan 2 Tahun Ditahan di Malaysia, Pria Sebatang Kara Ini Dipulangkan ke Aceh
Dok. Dinas Sosial Aceh
Rusli, pria 39 tahun asal Aceh hidup sebatang kara dan sempat ditahan dua tahun di Penang, Malaysia saat tiba di Bandara Kualanamu, Medan, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Musibah silih berganti menghampiri hidup Rusli, pria 39 tahun asal Aceh ini. Selain hidup sebatang kara, ia juga sempat ditahan selama dua tahun di Penang, Malaysia.

Rusli merupakan warga Punge, Banda Aceh. Namun sejak usia lima tahun ia sudah dibawa hijrah ke Malaysia oleh keluarganya.

Ia pun tumbuh besar di Malaysia bersama keluarganya dengan status sebagai warga negara Indonesia.

Namun, pada akhir 2004 keluarganya pulang ke Aceh, sedangkan ia tetap tinggal di Malaysia.

Naas bagi keluarganya, saat gempa dan tsunami menerjang Aceh 2004 lalu, mereka menjadi korban bencana maha dasyat tersebut.

Sehingga tinggal lah Rusli sebatang kara, tanpa keluarga di Malaysia.

Baca: Kisah Warga Aceh Saat Gempa dan Tsunami Palu, Naik ke Lantai 3 Hotel hingga Lari ke Bukit Silae

Baca: Ditipu Agen TKI, Begini Nasib 11 Warga Aceh di Kalimantan Barat, Haji Uma Upayakan Pemulangan

Cerita itu disampaikan oleh Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Rohaya Hanum SE yang ikut berperan membawa pulang Rusli ke Aceh, Kamis (8/11/2018).

Rohaya ditugaskan oleh Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM supaya menjemput Rusli di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

Tidak diketahui dengan pasti pekerjaan yang digeluti oleh Rusli di Malaysia selepas ditinggal oleh keluarganya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved