Jeritan Warga Pedalaman di Maluku Utara, Demi Buat Selembar KTP Bisa Habis Uang Sejuta

Untuk satu lembar KTP saja mereka harus mengeluarkan uang dari ratusan ribu rupiah hingga Rp 1 juta.

Jeritan Warga Pedalaman di Maluku Utara, Demi Buat Selembar KTP Bisa Habis Uang Sejuta
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi e-KTP (KOMPAS/WISNU WIDIANTORO) 

SERAMBINEWS.COM, TERNATE - Masyarakat di Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut) betul-betul merasakan sulitnya mengurus administrasi kependudukan khususnya Kartu Tanda Penduduk ( KTP) elektronik.

Untuk satu lembar KTP saja mereka harus mengeluarkan uang dari ratusan ribu rupiah hingga Rp 1 juta.

Uang itu bukan untuk biaya administrasi, tapi anggaran biaya transportasi dan akomodasi selama masyarakat mengurus KTP di pusat kabupaten, yakni di Tobelo.

Mahlim, salah satu warga setempat mengaku sudah tiga kali melakukan perekaman e-KTP, namun sampai saat ini belum juga mendapatkan fisik KTP-nya dengan berbagai alasan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Halmahera Utara.

“Satu kali perekaman di kantor kecamatan Loloda, kemudian dua kali di pusat kabupaten yaitu Kantor Catatan Sipil Tobelo,” katanya, Kamis (29/11/2018).

“Di kantor Pencatatan Sipil Tobelo saja sudah lima kali saya ke sana tapi belum juga ada, alasannya berbagai macam. Mulai dari blanko kosong-lah, jaringan-lah dan sebagainya,” katanya lagi.

Bahkan pernah sekali katanya, ada orang di dalam kantor mengaku bahwa blanko KTP yang ada hanya untuk anggota DPRD.

“Kasihan kami warga biasa, berarti warga harus jadi anggota dewan dulu baru begitu gampang mendapatkan KTP,” ujarnya.

 Jika dihitung-hitung katanya, dirinya sudah mengeluarkan anggaran hampir Rp 1 juta hanya untuk mengurus satu lembar KTP.

“Bayangkan saja, dari Loloda menuju Tobelo pulang pergi (PP) yaitu Rp 200.000, itu baru transportasi belum lagi biaya hidup selama di Tobelo. Kalau langsung pulang tidak masalah, trus kalau menunggu misalnya hingga seminggu, coba bayangkan berapa itu,” keluhnya.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved