Badan Jalan yang Amblas Makin Lebar

Badan jalan Peureulak-Lokop, Aceh Timur, tepatnya di Gampong Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, semakin parah amblas

Badan Jalan yang Amblas Makin Lebar
SERAMBI/SENI HENDRI
Warga menaruh ranting kayu, di lokasi badan jalan yang retak dan amblas. Amatan di lapangan, Badan jalan Peureulak-Lokop, Aceh Timur, tepatnya di Gampong Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, amblasnya semakin parah, sehingga kendaraan hanya bisa melintas separuh jalan. Foto direkam, Minggu (2/12). 

IDI - Badan jalan Peureulak-Lokop, Aceh Timur, tepatnya di Gampong Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, semakin parah amblas. Amatan Serambi di lokasi, Minggu (2/12), panjang jalan amblas sekitar 50 meter dan hampir memakan separuh jalan. Sedangkan kedalaman amblas sekitar 1 meter. Tampak pula ada retak dan titik baru yang amblas.

Badan jalan yang amblas yaitu sebelah kanan jika dari arah Peureulak. Sebelah kanan terdapat areal rawa yang merupakan lahan hak guna usaha (HGU) PTPN I dan III dan telah ditanami sawit. Selain itu, sekitar 10 meter dari tepi jalan terdapat parit pembatas antara HGU perusahaan dengan jalan. Akibat amblasnya yang semakin melebar, jalan yang baru selesai diaspal akhir tahun 2017 itu hanya bisa dilalui pelintas di satu sisi.

“Tidak tahu apa penyebabnya, badan jalannya retak dan amblas sendiri. Jika tak segera ditangani, maka jalan ini terancam putus,” ungkap warga setempat.

Amatan Serambi di lapangan, jalan Peureulak-Lokop, mulai masuk dari tepi jalan nasional, Simpang Gampong Beusa Seuberang, badan jalan berlubang yang tidak masuk ke dalam segmen pekerjaan pengaspalan sudah ditimbun. Namun demikian, di Dusun Sarah Kaye, dan Lubuk Bayah, jalan berlubang belum ditimbun sehingga tampak becek, berkubang, dan sulit dilalui kendaraan.

Sementara yang termasuk ke dalam segmen l pekerjaan pengaspalan seperti di Bukit Tateh, sampai Gampong Beurandang, sebagian sudah diaspal. Sebagian lagi sedang proses pengaspalan. Begitu juga segmen ll mulai dari SMP Beurandang, ke Gampong Seumanah Jaya, juga sebagian sudah mulai diaspal.

Namun segmen ll tepatnya di Dusun Gedung Janeng, yang saat ini sedang pengerasan jalan, tampak becek dan berlumpur pasca diguyur hujan. Akibatnya, pengguna kendaraan sulit melintas. Jalan sulit dilintasi karena lumpur di jalan tersebut berbentuk dan ban masuk ke dalam setelah dilalui. Bahkan kerusakan semakin parah akibat dilalui dump truk yang membawa material jalan.

“Mohon pemerintah dan rekanan mengutamakan kualitas untuk pembangunan jalan ini. Karena becek ini diduga akibat materialnya kurang batu,” papar Idris, seorang pengguna sepeda motor yang sempat tergelincir akibat jalan becek.

Sementara itu, anggota DPRA asal Aceh Timur Iskandar Usman Alfarlaky, Kamis (29/11) lalu mengaku telah menyampaikan kondisi jalan amblas tersebut ke Dinas PUPR di Banda Aceh.

“Terkait badan jalan yang amblas tersebut akan segera diperbaiki pihak Dinas PUPR Aceh,” jelas anggota DPRA Iskandar Usman Alfarlaky kepada Serambi, mengutip pernyataan pejabat di dinas terkait.

Selain itu, masih di lintas Peureulak-Lokop, tepatnya di Gampong Bhon Lama, Kecamatan Ranto Peureulak, badan jalan di atas bukit sebelum jembatan Gampong Tampak, tampak berlubang.

Amatan Serambi di lapangan, terdapat dua lubang di tengah jalan yang berdekatan. Lubang ini seperti pembatas gorong-gorong yang terpisah, sehingga aspal di atasnya amblas. Selain itu tampak retakan aspal yang mengalur, seperti akan terjadi longsor.

Memang jalan di atas bukit ini selain terdapat gorong-gorong, sebelah kirinya (jika dari arah Peureulak), terdapat jurang yang bermuara ke aliran sungai Peureulak.

Sebelumnya tebing panahan badan jalan yang dibangun sempat ambruk, kemudian diperbaiki. Saat ini gorong-gorong di tengah jalan kembali berlubang. Di lokasi juga tidak ada tanda-tanda apa pun, sehingga rawan terjadi kecelakaan, terutama pada malam hari. Pemerintah Aceh diharapkan segera memperbaiki jalan penghubung Aceh Timur dengan Gayo Lues ini sebelum menimbulkan korban jiwa.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved