Kupi Beungoh

Mujahid Aceh dalam Bingkai 212

Selain aksi massa, gerakan 212 ini juga telah melahirkan terobosan di bidang ekonomi, yaitu dengan berdirinya banyak minimarket syariah

Mujahid Aceh dalam Bingkai 212
Kolase Serambinews/Instagram @oyi_k
Kolase foto Sri Ningsih (mahasiswi UIN Ar-Raniry) dan Reuni Akbar 212 tahun 2018. 

Oleh Sri Ningsih*)

KASUS penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaya Purnama (Ahok Cs) seakan masih melekat dalam benak kaum muslimin.

Betapa tidak, kasus tersebut membakar semangat jihad kaum muslimin agar ketauhidan tetak tegak dalam sanubari mereka.

Tidak ada kompromi, seketika diproses hukum dan umat muslim berterimakasih kepada Habib Riziq Shihab (HRS) serta Buni Yani (BY) karena keberanian mengungkapkan fakta.

Umat Islam dari golongan manapun bersatu di bawah payung perkumpulan 1410, 411, 112 dan yang terakhir paling popular gerakan 212 yang dipelopori oleh Habibana HRS.

Dalam aksi perdana 1410 menjadi aksi  yang di pegang oleh imam besar HRS untuk melakukan unjuk rasa menuntut agar penyelidikan terhadap kasus penistaan surah Al-Maidah segera ditindaklanjuti.

Kemudian disusul aksi lanjutan pada tanggal 04 November 2016 yang diberi nama Aksi  Bela Islam 411.

Aksi tersebut menyisakan kenangan pahit, di mana Habibana terkena serangan gas air mata dan sejumlah massa yang hadir pada waktu itu.

Pergerakan itu lahir karena alasan yang kuat atas pelecehan Kitab Suci Alquran yang dilakukan oleh Ahok Cs.

Baca: Kilas Balik Aksi Damai 212 Tahun 2016 di Monas, Menuai Pujian Saat Jutaan Umat Islam Sesaki Jakarta

Baca: Sebut Reuni 212 Protes Pembakaran Bendera Tauhid, PBNU & GP Ansor Minta Dubes Arab Saudi Dideportasi

Selanjutnya aksi 212, Allah menunjukkan Kebesaran-Nya yakni berkumpulnya massa dari berbagai daerah dalam satu wadah keimanan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved