Bayi yang Dibuang di Lhokseumawe Diduga Dilahirkan Melalui Operasi Cesar

Pihak Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap orang tua yang tega membuang bayinya di sebuah warung tebu Jalan Line Pipa, Desa Mane Kareung,

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pihak Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap orang tua yang tega membuang bayinya di sebuah warung tebu Jalan Line Pipa, Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mamgat, Lhokseumawe.

Pihak kepolisian pun telah mengidentifikasi awal, yakni kuat dugaan kalau bayi yang dibuang tersebut proses melahirkannya dengan oeprasi Caesar. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kapolsek Blang Mangat Ipda Iskandar, barusan, menyebutkan, pihaknya masih menelusuri siapa orang tua bayi tersebut.

Berdasarkan keterangan medis, kalau bayi tersebut lahir melalui operasi Caesar.

Baca: Tangis Bayi yang Dibuang Dikira Suara Hantu, Pemilik Warung di Lhokseumawe Sampai Melarikan Diri

Baca: Diduga Tersangkut Kasus Penipuan Calo CPNS, Ibu dan Tiga Bayi Kembar Ini Mendekam di Rutan Bireuen

"Di kotak susu yang ditemukan di lokasi bayi dibuang, ada tertulis kata Bu ASMIATI. Sesuai keterangan medis, biasanya itu bayi yang lahir melalui operasi Caesar. Jadi sekarang ini kita masih terus melakukan penelusuran ke rumah sakit -rumah sakit yang ada di Lhokseumawe dan sekitarnya," pungkas Ipda Iskandar.

Sebelumnya, Razali (32) menemukan bayi laki-laki yang berumur sekitar empat sampai lima hari di kursi belakang warung tebu miliknya di Jalan Line Pipa Desa Mane Kareng, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Jumat (7/12/2018) malam sekitar pukul 22.30WIB.

Meskipun awalnya Razali sempat mengira tangisan bayi tersebut adalah suara hantu, hingga dia sempat melarikan diri. Sekarang ini, bayi tersebut sudah dirawat di Rumah Sakit Umim Cut Mutia. (*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved