Opini

Umat Islam, Umat Terbaik

UMAT Islam memiliki posisi dan berkedudukan sebagai umat terbaik, lebih populer dan berkualitas karena menganut

Umat Islam, Umat Terbaik
UMAT Islam melaksanakan tawaf mengelilingi Ka'bah 

Oleh Razali Muhammad Ali

UMAT Islam memiliki posisi dan berkedudukan sebagai umat terbaik, lebih populer dan berkualitas karena menganut pola hidup yang seimbang antara kesejahteraan di dunia dan kebagiaan di akhirat. Umat Islam lebih unggul dan berstatus terbaik dari umat lain, baik umat terdahulu maupun yang ada sekarang karena menjadi umat Nabi Muhammad saw yang terbanyak pengikutnya. Nabi saw bersabda, “Aku adalah Nabi yang paling banyak pengikunya pada hari kiamat. Dan aku adalah orang pertama mengetuk pintu surga.” (HR. Muslim).

Umat terbaik adalah umat yang paling banyak masuk surga, sekali masuk beribu-ribu orang. Nabi saw bersabda, “Sebanyak 70 ribu atau 700 ribu orang saling berpegang tangan antara satu sama lainnya. Orang yang berada di barisan depan tidak akan masuk ke surga, sehinggalah orang yang berada di barisan belakang ikut serta masuk ke dalam surga secara serentak.” (HR. Bukhari-Muslim).

Umat Islam, umat terbaik karena menganut agama Allah yang suci, lengkap, mengamalkan ajaran Rasul-Nya, dan agama terbaik dari segi akidah, ibadah, akhlak, kemasyarakatan, kenegaraan, kehidupan sosial, kesehatan, kebudayaan, terbaik hubungan sesama manusia dan alam sekeliling. Umat Islam terbaik karena dilahirkan untuk menyeru kepada kebaikan, dan mencegah kemungkaran. Allah Swt berfirman, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110).

Simbol umat Islam tampak karena senantiasa menyeru berbuat baik, mencegah yang mungkar, tidak melakukan kerusakan, tidak ada perbuatan keji dan tercela. Islam agama tinggi, diakui dan diridhai di sisi Allah Swt, lebih sempurna, cukup lengkap, mahasuci, tiada cacat dan celanya. Islam statusnya tinggi, diturunkan untuk mengembalikan fitrah manusia yang suci, bersih, tidak ada dosa, sesuai dengan tujuan manusia dijadikan untuk beribadah kepadaNya. Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19).

Islam selaras untuk keperluan manusia, menjadi rahmat dan sesuai bagi seluruh umat sejagat. Islam paling cocok dan sesuai untuk semua kondisi, berlaku setiap masa, sepanjang zaman, diperuntukkan bagi semua situasi, maka tidak ada agama di dunia ini melebihi Islam. Oleh karena itu, siapa saja yang memeluk Islam menjadi umat terbaik. Allah Swt berfirman, “Siapa yang mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imran: 85).

Agama yang hak
Islam agama yang hak, sangat suci, cukup istimewa yang membawa kesejahteraan, kemuliaan, memberi keamanan, ketenangan untuk seluruh makhluk, memenuhi keperluan umat Islam dan menjamin keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Islam sebagai agama teragung, sangat lengkap, memiliki segala kesempurnaan, terbaik dari semua agama, maka umat Islam memiliki posisi umat terbaik, berkarakter tertinggi, dan berstatus mulia. Umat Islam terbaik, mulia dan tertinggi, maka citra, derajat dan mertabat umat Islam sesuai dengan status agamanya yang tinggi. Nabi saw bersabda, “Islam itu agama yang tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi dari pada Islam.” (HR. Baihaqi).

Islam agama terbaik, sesuai logika, pemikiran, pengamalan, agama membawa kebenaran, maka umat Islam menjadi terbaik karena mendapat keridhaan Allah, memperoleh surga-Nya dan terselamat dari azab neraka. Umat terbaik adalah umat contoh, umat teladan, umat populer dan mendapat kemuliaan, sehingga berpotensi menjadi panduan, sebagai pedoman, menjadi rujukan bagi umat lain untuk diikuti dan dipelajari. Umat terbaik, tidak ada bandingan dan tandingan, sebagai teladan, menjadi orang mukmin yang utama, memiliki kesempurnaan, sebagai ikutan, punya kekuatan dan tidak lemah. Nabi saw bersabda, “Orang mukmin yang kuat adalah lebih utama dan lebih dikasihi di sisi Allah dari pada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim).

Umat terbaik, lebih berkualitas, kuat beriman, menyerah diri kepada Allah Swt, beramal saleh, disiplin dalam beribadah untuk membina ketenangan hati, jiwanya senantiasa bersih dan suci serta baik hubungan dengan Allah dan manusia. Akhlak umat terbaik sangat mulia, luhur, mertabatnya tinggi, maka umat Islam tidak setanding derajat, tidak setingkat kepribadiannya, dan tidak setaraf kedudukannya dibandingkan dengan umat yang lain.

Umat terbaik adalah umat pilihan, umat ikutan dapat dilihat dalam bertindak dan bekerja penuh dedikasi, menegakkan keadilan, memiliki sifat amanah, jujur, bersatu padu, lemah lembut dan sikapnya menyenangkan. Umat terbaik dapat dilihat juga dalam berpakaian terutama muslimah yang konsisten dalam menutup aurat sesuai syariat Islam untuk menjaga marwah, memelihara harga diri, kewibawaan, kemuliaan, dan tidak akan diganggu.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved