Dampak Longsor, Banyak Turis Batalkan Kunjungan ke Takengon

Tanah longsor yang terjadi di sejumlah titik di Aceh Tengah pada pekan lalu ternyata ikut memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan

Dampak Longsor, Banyak Turis  Batalkan Kunjungan ke Takengon
IST
BONGKAHAN batu besar menutupi jalan Kota Sabang-Iboih sehingga menghambat arus lalu lintas, Sabtu (22/12). 

TAKENGON - Tanah longsor yang terjadi di sejumlah titik di Aceh Tengah pada pekan lalu ternyata ikut memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan, terutama dari luar daerah. Beberapa tempat wisata yang sebelumnya telah di-booking, sebagian banyak yang dibatalkan.

Kondisi tersebut salah satunya terjadi di lokasi wisata arung jeram Lukup Badak. “Sudah sepekan ini cuaca mulai membaik, tetapi sejumlah pengunjung ada yang sudah membatalkan untuk berlibur karena khawatir longsor,” ungkap penaggung jawab lokasi wisata tersebut, Khalisuddin, kepada Serambi Selasa (25/12).

Ia yakin, kondisi yang sama juga dialami tempat-tempat wisata lainnya di Aceh Tengah. Sebab biasanya, menjelang akhir tahun seperti saat ini, tingkat kunjungan pasti meningkat. Tetapi sekarang justru belum terlihat adanya peningkatan kunjungan. “Sebenarnya, akses utama menuju Kota Takengon tetap lancar meskipun sempat tertimbun longsor. Tapi orang khawatir mau datang,” ujar Khalisuddin.

Dia berharap, jumlah kunjungan wisatawan bisa meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring sudah mulai membaiknya kondisi cuaca.Apalagi musim liburan akhir tahun masih panjang. “Kita lihat perkembangannya untuk beberapa hari ke depan. Mudah-mudahan, jumlah kunjungan wisata bisa meningkat, khususnya ke wahana arung jeram Lukup Badak,” harapnya.

Disisi lain, Khalisuddin juga mengungkapkan bahwa banyak para pengunjung yang datang ke Kota Takengon mengeluhkan tentang minimnya penginapan. Di musim liburan, hampir semua penginapan penuh. “Ini menjadi peluang bagi masyarakat untuk bisa membuat home stay, terutama yang dekat dengan objek-objek wisata. Keberadaan home stay di Takengon masih kurang,” demikian Khalisuddin.(my)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved