Info Singkil

Dapat Suntikan Dana Rp 2 M, Aceh Singkil Jadikan Pulau Balai Sebagai Desa Wisata Andalan

Dalam mengembangkan desa wisata Pulau Balai, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, menggelontorkan anggaran sekitar Rp 2 M.

Dapat Suntikan Dana Rp 2 M, Aceh Singkil Jadikan Pulau Balai Sebagai Desa Wisata Andalan
SERAMBINEWS.COM/ Diskominfo/Surkani
Landmark Desa Wisata Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, menjadi desa wisata.

Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, mengucurkan anggaran sekitar Rp 2 miliar untuk mendukung proyek desa wisata Pulau Balai.

Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Aceh Singkil, Surkani, Minggu (6/1/2019) mengatakan, Pulau Balai menjadi desa wisata pertama di daerahnya. Lantaran desa tersebut merupakan tujuan pertama wisatawan lokal maupun asing sebelum mengunjungi objek wisata lain di Kepulauan Banyak.

Baca: Beredar Video TKI Sulbar yang Disandera Abu Sayyaf Minta Pertolongan

Baca: Dua Pasukan Khusus Inggris Terluka Parah Terkena Rudal ISIS di Suriah

"Pulau Balai merupakan desa wisata pertama di Aceh Singkil," kata Surkani.

Menurut Surkani, dalam mengembangkan desa wisata Pulau Balai, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, menggelontorkan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

Antara lain untuk membangun lima unit bungalows/cottage, resto dan dan taman landmark desa wisata Pulau Balai.

Pulau Balai merupakan ibu kota Kecamatan Pulau Banyak.

Biasanya wisatawan sebelum berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Kepulauan Banyak, terlebih dahulu singgah di Pulau Balai.

Dengan ditetapkannya Pulau Balai menjadi desa wisata, diharapkan wisatawan semakin betah dan nyaman.(Diskominfo)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved