Legenda Gunung Agung: Potongan Gunung Mahameru yang Jatuh di Tanah Bali

Sementara itu, status gunung kini berada pada Level III atau Siaga dengan zona bahaya berada pada radius 4 km dari puncak kawah.

Legenda Gunung Agung: Potongan Gunung Mahameru yang Jatuh di Tanah Bali
KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO
Gunung Agung difoto dari udara, beberapa waktu lalu. 

SERAMBINEWS.COM - Gunung Agung yang berada di wilayah Karangasem, Bali, kembali meletus, Kamis (10/1/2019) pukul 19:55 WITA.

Seismograf yang berada di Pos Pemantauan gunung api Agung di Desa Rendang mencatat durasi erupsi sekitar 4 menit dengan amplitudo maksimum 22 mm.

Baca: Truk Seruduk Mobil Patwal Polisi Saat Kawal Tahanan dari Lapas ke PN Mojokerto, Ini Kronologinya

Sementara itu, status gunung kini berada pada Level III atau Siaga dengan zona bahaya berada pada radius 4 km dari puncak kawah.

Status tersebut tentu saja membuat warga Bali, khususnya yang berada di sekitar Gunung Agung harus bersikap waspada.

Baca: Dishub Pasang CCTV di TransK

Meski, pada dasarnya mereka sudah sangat 'akrab' dengan gunung yang pernah alami letusan besar pada Maret 1963 tersebut.

Warga Bali memiliki sederet cerita dan mitos seputar gunung suci yang sempat dianggap sudah 'mati' tersebut.

Kisah mengenai cerita, mitos, dan legenda Gunung Agung sendiri terekam dalam artikel “Purnama: Bencana, Mistik, dan Kecurangan” yang terbit di Majalah Intisari edisi Maret 1993 di bawah ini.

Baca: YARA Laporkan Proyek Talut Gampong ke Polisi

Tak seorang pun mengharapkan datangnya bencana, apa pun bentuknya.

Entah itu gempa bumi, banjir, tanah longsor atau meletusnya sebuah gunung.

Hiruk pikuk dan ratap tangis, itulah yang dihadapi warga Kab. Karangasem, dan masyarakat Bali umumnya, ketika Gunung Agung meletus, Maret 1963.

Halaman
1234
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved