Demo PT PIM, Mahasiswa Sorot Kelangkaan dan Pengurangan Kuota Pupuk Bersubsidi di Aceh Utara

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi-Eksekutif Wilayah Aceh, berdemo di depan gerbang pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara.

Demo PT PIM, Mahasiswa Sorot Kelangkaan dan Pengurangan Kuota Pupuk Bersubsidi di Aceh Utara
FOR SERAMBINEWS.COM
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi-Eksekutif Wilayah (LMND-EW) Aceh, berdemo di depan gerbang pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara, Senin (14/1/2019). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi-Eksekutif Wilayah (LMND-EW) Aceh, berdemo di depan gerbang pabrik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara, Senin (14/1/2019).

Aksi mahasiswa tersebut mengangkat isu tentang pengurangan jatah subsidi pupuk di Kabupaten Aceh Utara dan terkait kelangkaan pupuk bersubsidi selama ini.

Sejumlah mahasiswa mulai menggelar aksi sekitar pukul 10.10 WIB.

Mereka mengusung sejumlah poster dan baliho terkait isu kelangkaan pupuk maupun tentang pengurangan subsidi.

Para mahasiswa terus berorasi secara bergantian. Aksi yang berlangsung tertib tersebut mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

Sekitar pukul 11.30 WIB, perwakilan PT PIM dari bagian kehumasan dan pemasaran, menjumpai para mahasiswa.

Pihak PiM pun menjelaskan tentang wewenang pihaknya terkait pengadaaan pupuk urea.

Usai mendengarkan penjelasan dari pihak PIM, mahasiswa membubarkan diri secara tertib.

Korlip LMND-EW Aceh, Eri Ezi, menjelaskan, pada tahun 2018, kuota pupuk bersubsidi jatah untuk petani Aceh Utara mencapai 9.530 ton.

Sedangkan pada tahun 2019, terjadi pengurangan kuota menjadi 7.000 ton.

Selain itu, selama ini sering terjadi kelangkaan pupuk.

"Jadi kami menggelar aksi untuk mempertanyakan kedua hal tersebut," ujar Eri.(*)

Baca: Pembunuh Ibu dan 2 Anak Ditangkap, Pelaku Ternyata Mantan Suami Ketiga Korban, Terungkap Motifnya

Baca: Petani asal Lhokseumawe Tewas Ditikam, Korban Sempat Lari 150 Meter dengan Pisau Tertancap di Perut

Baca: Akibat Data BPN tak Akurat, Jatah Urea Bersubsidi Tahun 2019 untuk Aceh Utara Berkurang

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved