BNN dan Bea Cukai Tangkap 72 Kilogram Sabu dan Ekstasi di Laut Aceh

Sebanyak 72 bungkus (72 kilogram) narkotika yang dibalut menggunakan aluminium foil berhasil ditemukan dan disita petugas.

BNN dan Bea Cukai Tangkap 72 Kilogram Sabu dan Ekstasi di Laut Aceh
For Serambinews.com
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai menangkap 72 kilogram sabu-sabu dan ekstasi dari sebuah boat di perairan Aceh Utara, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dan Bea Cukai, menggagalkan upaya penyelundupan 72 kilogram sabu-sabu dan ekstasi di perairan Aceh Utara dalam sebuah operasi gabungan di Lhoksukon, Aceh Utara.

Operasi dengan hasil besar ini berlangsung Jumat (11/1/2019), namun baru merebak ke publik pada, Selasa (15/1/2019).

Kepala BNN Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan penangkapan narkotika golongan I tersebut.

Ia mengatakan, dalam pengungkapan tersebut, sebanyak 72 bungkus (72 kilogram) narkotika yang dibalut menggunakan aluminium foil berhasil ditemukan dan disita petugas.

Tiga anak buah kapal (ABK) ditangkap dalam penyitaan sabu tersebut.

Dari 72 bungkus narkotika itu, 70 bungkus berisi sabu dan 2 bungkus lagi berisi ekstasi.

"Kapal yang mengangkut narkotika dan tiga ABK ditangkap dan langsung diamankan," kata Brigjen Faisal, kepada Serambinews.com, Selasa (15/1/2019).

Baca: BNNP Aceh Ancam Tembak Bandar Sabu

Baca: BNN Deteksi 129 Jalur Tikus Pasokan Sabu di Aceh, Membentang di Pantai Timur

Jenderal bintang satu ini menyebutkan 72 kilogram narkoba itu dibawa dari Malaysia.

Lalu sampai di tengah laut perbatasan Malaysia Indonesia diserahterimakan dari kapal ke kapal.

"Kemudian dibawa ke wilayah Aceh dengan menggunakan kapal kayu bernama KM Karibia," jelas Faisal.

Selain barang bukti narkotika, penyidik juga menyita kapal kayu Karibia, GPS dan alat navigasi, telepon genggam, serta telepon satelit.

"Seluruh kegiatan penyelundupan narkoba tersebut dikendalikan oleh napi di Lapas Tanjung Gusta, Medan, atas nama Ramli. Saat ini tersangka dan Barang Bukti di bawa ke Jakarta," ucap Faisal yang mengutip keterangan Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari.(*)

Baca: Bandar Sabu Didominasi Anak Muda, di Rekening Saldonya Ratusan Juta, Ini Ancaman Kepala BNNP

Berita selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia, edisi Rabu (16/1/2019).

Penulis: Misran Asri
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved