Setelah Gagal Rehab 45 Unit Rumah dalam APBK 2018, Tahun Ini Dinsos Pidie Kembali Anggarkan Dana

Dinas Sosial (Dinsos) Pidie akan membangun 24 unit rumah dalam bentuk rehab kepada warga miskin.

Setelah Gagal Rehab 45 Unit Rumah dalam APBK 2018, Tahun Ini Dinsos Pidie Kembali Anggarkan Dana
Kolase Serambinews.com
ILUSTRASI -- Kolase foto kegiatan merehab rumah milik Nurmalawati, relawan Pidie Mengajar. 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Sosial (Dinsos) Pidie akan membangun 24 unit rumah dalam bentuk rehab kepada warga miskin.

Rehab rumah tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 393 juta bersumber dari APBK 2019.

Besaran anggaran diplotkan Rp 5 juta hingga 30 juta per rumah.

"Penerima rumah harus mengantongi salah satu kartu perlindungan sosial. Seperti, Kartu PKH, KIS dan KKS," kata Kepala Dinas Sosial Pidie, Malek Kasem, kepada Serambinews.com, Kamis (17/01/2019.

Ia menyebutkan, jika kartu perlindungan sosial tidak dimiliki, maka penerima rumah rehab gagal.

"Tidak berlaku surat miskin yang dikeluarkan keuchik," ujarnya.

Baca: Pemkab Pidie Jaya Evaluasi Tenaga Harian Lepas, Ini Berkas yang Harus Dilengkapi

Baca: 40 Proyek APBK Pidie belum Rampung

Baca: Banyak Petani Gunakan Pupuk Kimia, Abusyik Panggil Semua Penyuluh Pertanian di Pidie Tegaskan Ini

Ia menjelaskan, sepuluh kecamatan akan dibangun rumah dalam bentuk rehab yakni, Kecamatan Kota Sigli tujuh unit, Muara Tiga (Laweung) enam unit, Pidie enam unit dan Delima serta Peukan Baro masing-masing dua unit.

Sementara Simpang Tiga, Mila, Glumpang Tiga, Mila, Sakti dan Mutiara masing-masing direhab satu unit.

Ia menambahkan, untuk tahun 2018 gagal direhab 45 unit rumah untuk warga miskin karena salah penempatan pada kegiatan.

Di mana program rehab rumah ditepatkan pada program wanita sosial rawan ekonomi (WSRE). (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved